Beranda Headline Gubernur Ingatkan Pentingnya Pendidikan

Gubernur Ingatkan Pentingnya Pendidikan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA PERINGATAN: Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah bersama Bupati Lobar H Fauzan Khalid dan tamu undangan sedang berdoa saat Harlah ke-20 Ponpes NU Abhariyah, Sabtu (6/10).

Hadiri Harlah ke-20 Ponpes NU Abhariyah

LOBAR—Pentingnya pendidikan, menjadi perhatian Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Harlah Pondok Pesantren (Ponpes) NU Abhariyah, Jerneng Kalijaga Desa Terong Tawah Kacamatan Labuapi, Sabtu (6/10). Gubernur memberikan motivasi agar tetap menempuh pendidikan di hadapan ratusan santri dan jamaah Pondok Pesantren NU Abhariyah.
Menurut Gubernur, warisan yang terbaik untuk anak bukan hanya harta berlimpah. Namun pendidikan terbaik untuk buah hati demi masa depannya.
Tanpa ilmu, anak yang diwariskan harta tidak akan dapat mengelolanya. Sebaliknya, dengan ilmu yang banyak bisa mendatangkan harta yang berlimpah. “Ilmu adalah warisan yang terbaik untuk anak-anak kita,” ujarnya.
Ia pun mengaitkan pendidikan dengan pembangunan di NTB. Maskipun pesat pembangunan di NTB, justru belum bisa dinikmati oleh warganya sendiri. Bahkan, perkembangan pembangunan itu belum bisa mengangkat harkat dan martabat sumber daya manusia (SDM) di NTB.
Penilaiannya, tidak ada gunanya cukup banyak pembangunan gedung, hotel dan sebagainya. Kalau masyarakat NTB hanya menjadi penonton. “Pembangunan yang benar adalah, pembangunan yang bisa mengangkat harkat dan martabat manusia,” tegasnya.
Kurangnya pendidikan juga mempengaruhi tenaga kerja di NTB. Meskipun tambang NTB masuk tiga besar tambang terbesar di Indonesia Masyakarat sekitar tambang justru menjadi TKW untuk bisa mendapatkan satu gram emas.
Begitu juga pada sektor pertanian NTB, yang menjadi lumbung pangan nasional. Pada musim kemarau petani masih sengsara, agar bisa mendapatkan sesuap nasi. “Ini terjadi karena pendidikan dan ilmu yang lemah,” ucapnya.
Merubah hal itu, Pemprov NTB tengah mendorong para generasi muda NTB memiliki hobi bersekolah. Termasuk juga para santri, harus memiliki semangat itu. Sebagai bentuk mengembangkan pendidikan, Pemprov sudah mengirim beberapa anak untuk bersekolah ke luar negeri. Tujuannya agar anak NTB bisa bersaing dalam kualitas ilmu pendidikan dengan negara lain.
Hal senada dikatakan Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid. Ia mengajak semua santri untuk terus termotivasi dalam dunia pendidikan. Bupati terpilih ini juga mengingatkan untuk tetap menjalankan tradisi membaca dan gemar menuntut ilmu. Tidak hanya ilmu dunia, tapi juga akhirat. Pemkab Lobar sangat peduli terhadap keberadaan ponpes. “Apa yang menjadi kebutuhan ponpes Abhariyah, silakan disampaikan ke Pemda,” pesan Fauzan.
Terkait Harlah Ponpes NU Abhariyah ke 20, Ketua Ponpes NU Abhariyah Imam Kafali mengaku bersyukur. Sebab Ponpes Abhariyah terus membangun diri untuk bersinergi membangun SDM di Lobar. “Kami siap bersinergi dan mendukung pemerintah dalam pembangunan di Lombok,” kata pria yang juga Ketua DPRD Lobar ini. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here