Beranda Kriminal Pelarian Adi Berakhir Didor Polisi

Pelarian Adi Berakhir Didor Polisi

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA LUMPUH: Aksariadi alias Adi berjalan tertatih-tatih setelah betis kanannya bersarang peluru, karena berontak saat digiring ke Mapolres Lotim

LOTIM – Pelarian Aksariadi alias Adi, 37 tahun, berakhir di tangan polisi. Setelah beberapa bulan melarikan diri dari Rumah Tahanan (Rutan) Selong Lombok Timur (Lotim), pria asal Desa Labuan Pandan Kecamatan Sambelia Lotim itu harus menerima timah panas polisi di betis kanannya.
Tim Buru Sergap (Buser) Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim memuntahkan peluru, karena Adi melawan saat digiring ke Mapolres. Ia dijemput Buser di Mapolsek Pujut, Kamis (4/10), setelah diamankan karena membawa kendaraan tidak dilengkapi surat-surat. Kendaraan itu diduga hasil curian.
Selama melarikan diri dari Rutan, Adi melancarkan sejumlah aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan modus meminjam kendaraan, disejumlah Tempat Kejadian Perkara (TKP). TKP pertama, pelaku beraksi dengan modus menjadi penumpang ojek dan meminta diantar kerumah keluarganya di Terara. Setelah itu, pelaku meminta diantar ke rumah yang bukan miliknya dan sepi di Desa Leming Kecamatan Terara. Sesampai di Desa Leming, meminjam motor tukang ojek dengan dalih menjemput pedagang bambu di wilayah Terara. Setelah dipinjamkan, motor langsung diembatnya.
TKP kedua, pelaku beraksi dengan modus bertamu ke rumah korban. Ia mengajak korbannya pergi jalan-jalan. Begitu korban pergi mandi, kesempatan itu dimanfaatkan pelaku mengambil sepeda motor korban karena kunci motor berada di atas meja.
TKP ketiga, antara pelaku dan korban berteman. Pelaku pura-pura menginap di rumah korban. Setelah menginap beberapa malam, pelaku meminjam sepeda motor korban alasan menjemput calon istrinya. Dari sana, pelaku tak kunjung kembali setelah mengembat motor tersebut. Serta mengambil dompet berisi KTP dan Kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di kantong celana yang tergantung di pintu kamar korban.
Sedangkan TKP ke empat, korban awalnya berkunjung ke rumah saudaranya di Sambelia. Sesampai di Sambelia, korban bertemu pelaku. Pelaku pun meminjam sepeda motor korban dengan dalih mengantar neneknya. Motor pun raib dibawa kabur pelaku.
Dari tangan pelaku, diamankan satu dompet milik korban, satu ATM Mandiri Syariah dan satu buah KTP milik korban.
Penangkapan Aksariadi alias Adi yang melarikan diri dari Rutan Selong, dibenarkan Kapolres Lotim, AKBP M Eka Fathurrahman SIK. Pelaku dan barang bukti sudah diamankan, untuk dilakukan pengembangan dan proses hukum. “Kita sudah serahkan pelaku ke Rutan Selong. Sementara, kejahatan dilakukan selama pelarian, tetap akan kita proses. Barang bukti lain hasil kejahatannya juga sedang kita cari,” tegasnya.
Untuk diketahui, Aksariadi alias Adi, melarikan diri dari Rutan Selong pada pagi hari akhir 2017 lalu. Usai memasukkan sayur-sayuran ke dalam Rutan, karena bertugas di bagian dapur Rutan. Aksariadi melarikan diri dari Dapur Rutan dengan cara membobol tembok dapur. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here