Beranda Headline Janji Pemerintah Pusat, Wabup Mulai Ragu

Janji Pemerintah Pusat, Wabup Mulai Ragu

BERBAGI
Ahmad Rohadi/Radar Mandalika BERTEDUH: Salah satu warga saat mengungsi di salah satu rumah sementara yang dibangun salah satu relawan.

KLU —Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin mengaku cemas dengan janji pemerintah pusat kepada para korban gempa di Lombok Utara. Wabup pun meminta kepada SKPD terkait untuk menjemput bola ke pusat untuk bisa merealisasikan janji bantuan tersebut.
“Dengan kejadian yang menimpa Palu, tentu kita merasa khawatir dengan janji yang disampaikan pemerintah pusat sebelumnya,” ungkap Sarifudin.
Pemerintah kabupaten pada posisi saat ini bersifat menunggu janji-janji yang dilepaskan pusat kepada masyarakat. Baik soal dana stimulan pembangunan hunian tetap senilai Rp 50 juta, termasuk bantuan lainnya.
“Yang jelas kita akan minta tanggung jawab pusat. Kita akan tuntut janji itu,” tegasnya lagi.
Untuk bantuan stimulan pembangunan rumah leading sektornya saat ini ada di BNPB pusat. Seperti apa dan kapan proses pencairan dapat dilakukan, Sarif pun meminta kepada BPBD Lombok Utara tidak hanya menunggu. namun dengan segera meminta kejelasan. Begitu pula dengan SKPD lainnya seperti PUPR yang tentu berperan juga untuk bagaimana mengawal secara teknis pembangunan rumah tetap kepada warga.
“Saya juga perintahkan Pak Sekda untuk proaktif,” ungkapnya.
Sementara itu, kaitan dengan persoalan dana jaminan hidup yang dijanjikan pusat Sarif memilih tidak berbicara. Menurutnya persoalan tersebut menjadi tanggungjawab pusat untuk memberikan kejelasan karena Jadup merupakan janji yang telah dilontarkan oleh pusat kepada masyarakat korban bencana sebelumnya. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here