Beranda Lombok Utara Barang di Pasar UMKM Habis Dijarah

Barang di Pasar UMKM Habis Dijarah

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA KUNJUNGAN: Pasar UMKM sebelum Gempa melanda nampak Ibu Bupati Hj. Rohani saat menyambangi aktifitas pasar

KLU —Pasar UMKM di Terminal Teluknara pascagempa lalu belum beroperasi. Akibatnya, banyak barang di terminal tersebut dijarah oleh orang tak bertanggungjawab.
Pengelola Pasar UMKM Terminal Teluknara, Septi menjelaskan, hingga kini sekitar 90 persen barang telah dijarah. Hanya sebagian kecil barang yang masih tersisa. Seperti anyaman ketak, lukisan yang menggunakan media papan kayu dan sejumlah kerajinan anyaman bambu lainnya.
“Setelah H+5 pascagempa, baru kami datang melihat kondisi pasar. Tahu-tahu hampir seluruh barang ludes dijarah,” ungkapnya, kemarin.
Ia menuturkan, pengecekan pasar tersebut telah dilakukan bersama dengan empat orang pengurus UMKM lainnya. Di sana mereka menemukan sebagian besar barang lain hilang, termasuk laptop dan mesin air.
“Ragam jenis mutiara juga hilang. Kain tenun dan kain Sasambo yang perlembarnya Rp 350 ribu juga tidak tersisa,” sesalnya.
Septi memperkirakan, total kerugian yang dialami pasar UMKM mencapai Rp 400 juta. Barang-barang yang hilang itu, seluruhnya milik anggota yang menitipkan barang di Pasar UMKM.
Dengan adanya penjarahan tersebut, Septi mengaku kebingungan karena Pengelola Pasar UMKM nyaris kehabisan modal. Untuk berjualan kembali, anggota Pasar UMKM setidaknya harus memiliki sumberdaya bahan mentah untuk memproduksi kembali.
“Rencananya kita mau ajukan ke Pemda Lombok Utara untuk mendapatkan bantuan. Mudahan dapat,” harapnya.
Ia menambahkan, pihaknya sudah melaporkan kejadian penjarahan tersebut ke BNPB. Ia juga mendapatkan informasi jika BNPB berniat memberikan ganti rugi atas hal tersebut. Hanya saja ia belum tahu berapa besar ganti rugi yang dimaksud.
“Belum tahu mau diganti semua atau setengahnya. Belum ada kejelasan hingga kini,” tandasnya. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here