Beranda Lombok Timur Satu Kades Terpidana Sudah Dilantik

Satu Kades Terpidana Sudah Dilantik

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA HM Juaini Taofik

LOTIM – Dua Kepala Desa (Kades) terpilih saat pelantikan waktu lalu, tidak bisa ikut dilantik Bupati di Pendopo Bupati. Pasalnya, terkendala izin dari Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Selong dan Kepala Rutan Praya Lombok Tengah (Loteng). Kades terpilih Desa Pejaring Kecamatan Sakra Barat inisial AY, menjalani tahanan di Rutan Selong dan Kades Batunampar Selatan Kecamatan Jerowaru inisial MA, menjalani masa tahanan di Rutan Praya.

Karena tidak bisa dilantik bersamaan, sehingga pelantikan kedua Kades terpidana ini, didelegasikan ke masing-masing Camat. Belum lama ini, satu diantaranya sudah dilantik, yakni Kades Batunampar Selatan. Pelantikan Kades Batu Nampar Selatan Kecamatan, dilantik Camat Jerowaru di Rutan Praya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lotim, HM Juaini Taofik, kepada Radar Mandalika mengatakan, setelah melantik Kades Batu Nampar Selatan, PMD langsung meneribtkan SK Pelaksana Tugas (Plt). Sebagai Plt, Sekretaris Desa (Sekdes).
“Tinggal Kades Pejaring yang belum kita lantik, karena masih dikoordinasikan dengan pihak Rutan Selong,” kata Juaini.
Ia mengungkapkan ,tugas dan kewenangan Sekdes sebagai Plt, sama dengan kewenangan Kades definitif. Selain tugas pengelolaan keuangan desa, pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) berjalan normative. Juga memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan baik.
“Desa Pejaring juga Sekdes yang menjadi Plt,” katanya.
Pada prinsipnya ucap Juaini, tugas dan kewenangan Plt dalam Undang-undang Desa nomor 6 tahun 2014, tidak ada yang dibatasi. Artinya, kewenangan penuh dalam semua proses pemerintahan desa. “Status Plt ini, akan berakhir sampai Kades dinyatakan bebas,” tegasnya.
Sebelumnya, Kades Batu Nampar Selatan, divonis bersalah dan menjalani masa tahanan di Rutan Praya. Karena tersangkut kasus pengiriman benur lobster, yang diamankan petugas Bandara Zainuddin International Airport. Sedangkan Kades Pejaring, menjalani masa tahanan di Rutan Selong setelah divonis 1 tahun 3 bulan, karena kasus Pungutan Liar (Pungli) Program Nasional Agraria (Prona). Kedua Kades ini, merupakan calon incumbent yang terpilih kembali. “Jika sudah mendapat izin dari Rutan Selong, Kades Pejaring akan langsung dilantik,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here