Beranda Lombok Timur Kerusakan Madrasah, Masjid dan Musala Ditangani Hibah

Kerusakan Madrasah, Masjid dan Musala Ditangani Hibah

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA H Ubaidillah

LOTIM – Akibat bencana gempa bumi waktu lalu, banyak merusak madrasah, masjid dan musala di Lombok Timur (Lotim). Menurut anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim, H Ubaidillah, belum ada kejelasan apakah perbaikan madrasah, musala dan masjid itu masuk di Kementerian Agama (Kemenag) atau tidak. Karena memang khususnya perbaikan madrasah, tidak mungkin masuk melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud).
“Karena tidak mungkin masuk di Kemenag dan Dikbud, sehingga terpaksa ditangani melalui hibah dan bantuan sosial (Bansos),” kata Ubaidillah seraya mengatakan, jika diusulkan Kemenag maka harus ada kejelasan.
Ia menjelaskan, pembersihan puing-puing reruntuhan bangunan pasca gempa bumi membutuhkan waktu panjang. Namun untuk pembangunan infrastruktur yang mengalami kerusakan, harus dicicil dengan anggaran yang ada. Sebab dalam proses pembangunan infrastruktur dan lainnya akibat gempa bumi ini tanpa bantuan pusat, sangat tidak mungkin jika hanya mengandalkan APBD. “Hal-hal yang penting seperti perbaikan infrastruktur jalan dan lainnya, harus disegerakan dengan anggaran yang ada,” tegas politisi PAN ini.
Saat pembahasan APBD Perubahan waktu lalu, beberapa kali postur anggaran sempat mengalami perubahan. Perubahan itu dilakukan dewan bersama eksekutif demi masyarakat. Sehingga, APBD Perubahan itu terlambat diketok palu. “Khusus penanganan pascabencana, lewat APBD Perubahan sudah kita anggarkan Rp 50 miliar,” pungkas Ubadillah. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here