Beranda Lombok Barat 12 Desa Diperiksa BPK

12 Desa Diperiksa BPK

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Kusuma Supake

LOBAR —Selama sebulan, 12 desa akan menjalani pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Ke 12 desa tersebut menjadi sampel dari 119 desa yang ada di Lombok Barat (Lobar).
Kabid Pemerintah Desa, Kusuma Sumpake menerangkan jika audit yang dilakukan BPK tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, audit yang dilakukan lebih kepada kinerja dari pembangunan yang dilakukan desa. Dilihat dari dampak pembangunan, termasuk manfaatnya bagi masyarakat. Sehingga tidak sekadar membangun saja.
“Kalau tahun lalu semisal bangun jalan, terus selesai. Sekarang beda. Dampaknya itu apa, manfaat dari bangunan yang dibangun itu juga apa,” terang Supake, kemarin.
Seperti diketahui, audit yang dilakukan BPK RI akan berlangsung dari 1 Oktober sampai 30 Oktober 2018. Proses perencanaan pembangunan dari Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) harus benar, karena masuk materi audit nantinya. Selain rencana kerja pemerintah (RKP), RKJMD hingga APBDesnya, harus sesuai dan selaras. “Sebelumnya, ada pengantar dari BPKP yang mengaudit 10 desa untuk padat karya. Sekarang BPK di 12 desa untuk audit kinerja,” ungkapnya.
Ia memastikan, dari tahun ke tahun belum ada kades yang bermasalah dengan DD maupun ADD. Hingga berujung kepada proses hukum. Sekalipun ada temuan, hanya berupa temuan administrasi yang bisa langsung ditindaklanjuti. “Kalau temuan kerugian negara, belum ada. Mudah-mudahan tidak ada,” pungkasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here