Beranda Headline Petani Landah Terancam Gagal Panen

Petani Landah Terancam Gagal Panen

BERBAGI
ILUSTRASI

PRATIM —Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Lombok Tengah. Areal pertanian warga mulai kekurangan air dan berpeluang menimbulkan gagal panen. Salah satunya terlihat di Desa Landah, Kecamatan Praya Timur. Menurut beberapa petani setempat, jika keadaan tersebut terus dibiarkan potensi terjadinya gagal panen sangat besar.
Pantauan Radar Mandalika, lahan sawah milik beberapa orang petani, tampak retak-retak. Bahkan, ada beberapa bagian padi yang sudah mengalami kemerahan. Begitu pula dengan tanaman tembakau.
“Meski kita menjadi pemasok bagi perusahaan rokok ternama, tapi kita tidak bisa berbuat banyak. Apalagi dengan kondisi ini,” ujar salah satu pembina kelompok tani Desa Landah, M Ghazali.
Kekeringan yang dialami petani juga diakui Plt Kades Landah, H Holan Asri. Atas kondisi ini pihaknya berharap adanya bantuan dari pemerintah.
Ia mengaku, ada beberapa alternatif agar hal serupa tidak terjadi di kemudian hari. Salah satunya dengan memanfaatkan Embung Katon I yang berlokasi di Kecamatan Kopang. Kata dia, beberapa desa tetangga mendapat manfaat atas keberadaan embung tersebut. Namun sayangnya, irigasi dari embung tersebut tidak sampai ke Desa Landah.
“Para petani saat ini sedang dilema. Mereka hanya menggantungkan hidup dari hasil tembakau ini,” ujarnya.
Namun untuk menutupi kerugian yang semakin besar, beberapa petani tembakau rela merogoh kocek lebih dalam. Salah satunya dengan membeli air untuk mengaliri sawahnya.
“Petani kami juga rela bayar Rp 500 ribu perhektare, asal kebutuhan air mereka terpenuhi,” pungkasnya. (fiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here