Beranda Praya Metro Kabag Ekonomi Semprot Dua Dinas

Kabag Ekonomi Semprot Dua Dinas

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA Ikhsan

PRAYA — Kabag Ekonomi Setda Loteng, Ikhsan menyemprot kinerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), termasuk Dinas Koperasi dan UKM. Dimana, dua dinas ini Ikhsan anggap lemah dalam melakukan pembinaan kepada pelaku usaha lokal.
Ikhsan menegaskan, dengan kurangnya pembinaan serta terobosan kepada pelaku usaha kecil lokal, menyebabkan produk lokal sekarang belum mampu bersaing di pasar modern. Padahal, dalam aturan yang diterapkan oleh Pemkab semua pasar modern diwajibkan untuk memasarkan produk lokal.
“Tapi kenapa produk lokal ini belum dipasarkan juga. Karena belum mampu bersaing, baik dari segi kemasan maupun kualitas,” katanya di ruang kerja, kemarin.
Ikhsan menyampaikan, dengan maraknya pasar modern sekarang, ia menyebutkan belum berkontribusi optimal kepada pelaku usaha mikro dan menengah. Khususnya di produk makanan maupun produk lainya. Demikian juga produk olahan warga belum bisa dipasarkan. Ia mengaku terbentur dengan standar produk yang ketat di pasar modern. Misalnya, untuk masuk ke pasaran moderen produk wajib mengantongi izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tetapi, belum ada UMKM yang sanggup memenuhi syarat tersebut.
“Dengan banyak syarat itu harusnya dua dinas yang membidangi lebih jeli dan kemudian melakukan terobosan agar produk itu masuk,” tegasnya.
Apalagi dengan adanya KEK ini, mulai dari sekarang Pemkab terutama dua dinas harus memikirkan agar produk lokal ini, mampu mengalahkan produk dari luar. “Kalau itu terjadi saya percaya ekonomi masyarakat pasti akan lebih maju dengan pesat,” yakin dia.

Sementara itu, Kepala Disperindag Loteng, H Saman menegaskan, Pemkab terus berupaya meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, salah satunya dengan memasarkan produk lokal melalui toko swalayan. Namun memang tidak semua produk lokal diterima.
“Tapi ada produk kita ada olahan pangan juga kerajinan, dan untuk pemasarannya kita kirimkan melalui market-market swalayan modern seperti Indomart, Alfamart,” kalim dia. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here