Beranda Headline Prabowo Khawatir Dicap Memolitisasi Bencana

Prabowo Khawatir Dicap Memolitisasi Bencana

BERBAGI
Ketua Umum Prabowo Subianto (Issak Ramadhani/JawaPos.com)

JAKARTA – Gempa yang disusul tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) meninggalkan duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Berbagai tokoh nasional pun akan ikut terjun langsung memantau kondisi yang terjadi di lokasi kejadian.
Namun, calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku tak mau terburu-buru untuk mendatangi lokasi bencana yang telah menewaskan ribuan penduduk Sulteng. Dia juga tak mau kedatangannya malah dipersepsikan negatif oleh masyarakat luas.
“Saya tidak mau dicap memolitisasi bencana. Karena orang terkena bencana saja sudah susah. Mending kita kirim makanan dan selimut. Ini bukan kita berarti tidak setia kawan,” kata Prabowo saat jumpa pers di kediamannya, Jakarta, Senin (1/10).
Menurut Prabowo, saat ini yang terpenting adalah memberikan kesempatan dan dukungan bagi aparat, pemerintah dan basarnas untuk menanggulangi daerah terdampak bencana. Sebaliknya, dirinya pun tak segan seandainya pemerintah butuh bantuannya.
Dia memaparkan, pihaknya telah menghimpun sejumlah bantuan dana maupun personel relawan yang bersiap untuk diterjunkan ke Palu dan Donggala. Mereka akan membantu tim dan tenaga medis yang sudah dikerahkan oleh pemerintah.
“Karena itu kami siap dipanggil pemerintah untuk mendukung langkah-langkah pemerintah dan kami siap bila diminta untuk menyediakan relawan-relawan yang sudah kami siapkan,” pungkasnya. (aim/JPC)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here