Beranda Headline Kader Demokrat Jangan Jadi Oposisi

Kader Demokrat Jangan Jadi Oposisi

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA KETERANGAN: H Mahally Fikri, Ketua DPD Demokrat NTB didampingi Plt DPC Demokrat Lotim, saat memberikan keterangan pers, kemarin.

LOTIM – Partai Demokrat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Timur (Lotim) waktu lalu, merupakan rival politik Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Tapi bagi Demokrat, demokrasi yang dipahaminya tidak selama harus berbeda. Ketika pesta demokrasi selesai, bersama-sama menikmati dan memelihara hasil demokrasi tersebut.
“Di pemerintahan Bapak Sukiman dan Rumaksi ini, kader Demokrat tidak boleh jadi oposisi. Karena Demokrat adalah partai selalu di tengah-tengah,” tegas H Mahally Fikri, Ketua DPD Demokrat NTB, dalam keterangan persnya di Selong, kemarin.
Ia mengungkapkan, Demokrat adalah partai yang berkewajiban menegakkan demokrasi. Karena itu, pihaknya menginstruksikan agar Fraksi Demokrat menjadi mitra yang baik bagi pemerintahan Lotim. Kader Demokrat dimintanya hadir memberikan solusi dan turut ambil bagian disetiap penyelesaian masalah. “Sampai kapan pun Demokrat tak akan pernah oposisi. Tapi menjadi parpol tengah yang selalu melahirkan keseimbangan,” tegasnya lagi.
“Jangan sekali-kali ada kader Demokrat, hanya sekadar hadir di satu waktu dan menjadi masalah. Tapi hadir sebagai solusi dan memberikan solusi,” tambahnya,
Salah satu program Sukiman yang dianggapnya positif dan harus mendapat dukungan Demokrat, adalah membuat surat edaran berisi lima point, untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), dan masyarakat pada umumnya. Salah satu isi edaran itu, agar pejabat daerah ini bisa berkhutbah, meluangkan waktu mengaji dan lainnya.
Di satu sisi sambung Mahally, manakala ada program dan rencana yang kiranya tidak dibutuhkan dan berpeluang merugikan masyarakat, maka Demokrat wajib hadir menjadi korektor dan memberikan masukan baik bagi pemerintah. “Sekarang ini Raden Rahadian Soedjono sudah menjabat Ketua DPRD Lotim. Tugasnya tidak sederhana, tapi cukup berat. Mudah-mudahan, Demokrat pada pemilu nanti tetap memperoleh suara terbanyak atau 7 kursi,” harapnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Lotim, H Zainul Aidi menambahkan, Demokrat Lotim memiliki pekerjaan berat. Memperluas partai di daerah ini, untuk memberikan manfaat pada masyarakat daerah ini. “Insya Allah, Demokrat masih segar dan energik dalam membangun daerah,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here