Beranda Praya Metro Data Korban Gempa Banyak Salah

Data Korban Gempa Banyak Salah

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA BAHAS DATA KORBAN: Jajaran Pemkab Loteng dan pihak kepolisian saat melakukan rapat, kemarin.

PRAYA — Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Loteng, Lalu Firman Wijaya mengaku banyak data yang salah entri. Sehingga, pihaknya langsung melaksanakan rapat uji publik bersama kapolsek bersama camat untuk mencari kebenaran data di lapangan tersebut, kemarin di kantor bupati.
“Kita rapat sekarang untuk kembali melakukan validasi data yang sudah diverifikasi sebelumnya. Karena memang banyak yang salah,” ungkapnya kepada media, kemarin.
Dalam persoalan ini, Firman mengklaim kesalahan data bisa saja terjadi saat petugas di lapangan menyerahkan data. Sebab, jumlah data rumah yang rusak berat maupun ringan dan sedang sekitar 25 ribu lebih.
“Kalau jumlahnya sudah ril. Namun kesalahannya pada nama korban penerima bantuan dan alamatnya saja,” bebernya.
Sementara terkait kapan bantuan itu akan dicairkan, Firman mengaku sudah sebagian ditransfer ke rekening korban. Sembari menunggu pembangunan rumah warga dikerjakan, Pemkab sedang melakukan pembangunan rumah hunian sementara (Huntara) untuk warga. Sebab, sangat perihatin sekali warga yang harus tinggal dipengungsian terus menerus.
Firman juga menegaskan, untuk pengawalan dana bantuan itu, selain dari aparat penegak hukum (APH), pihaknya akan menyiapkan petugas. Sehingga tidak ada kesempatan bagi oknum yang ingin bermain kepada hak warga tersebut.
“Nanti kita akan memberikan pendampingan,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolsek BKU IPTU I Komang Ronoka membeberkan, ditemukan dua nama data yang salah nama warga BKU. Sesuai data namun dua orang tersebut tertukar dengan nama-nama data di kecamatan lainnya.
“Kami baru dua menemukan penerimaan yang tidak sesuai di lapangan. Kami minta agar Pemkab benar-benar mempalidasi data ini,” pintanya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here