Beranda Lombok Barat Pendapatan Merosot, Karyawan di PHK

Pendapatan Merosot, Karyawan di PHK

BERBAGI

LOBAR —Paska gempa bumi yang terjadi dua bulan lalu, berimbas kepada roda usaha di kawasan wisata Senggigi. Selain merusak sejumlah bangunan, pendapatan pengusaha merosot drastis. Dampaknya, hotel, restoran maupun tempat hiburan terpaksa merumahkan sejumlah karyawannya. Kasus Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK) itu sudah dan tengah ditangani Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lobar.
“Setelah gempa memang terjadi PHK. Sudah ada yang klir dengan pemilik usaha empat orang. Dua orang di Puri Sharon, dan dua orang di Paragon,” ungkap Kepala Dinaker Lobar, Rusditah, kemarin.
Penyebab PHK karena kerusakan bangunan yang dialami pengusaha di kawasan Senggigi. Selain keempat karyawan tersebut, PHK karyawan besar-besaran juga dilakukan Hotel Santosa. Terdapat 148 karyawan yang minta dimediasi.
Proses mediasi ini sesuai peraturan perundang-undangan butuh waktu cukup lama. Mulai dari pemanggilan untuk klarifikasi, proses mediasi yang dilakukan berulang-ulang hingga menemukan kesepakatan. “Mediasi tidak bisa dilakukan sekali, minimal tiga kali. Tetap kita komunikasi dengan HRD (Hotel Sentosa) dan akan datang konsultasi. Kemarin sudah pernah sempat datang untuk bicara,” ujarnya.
Proses mediasi butuh waktu lama, karena owner Hotel Santosa berada di Jogjakarta. Langkah terbaik terus diupayahkan Disnaker demi memperjuangkan nasib para pekerja itu. Sehingga hak karyawan selama bekerja bisa diperoleh. “Kita tetap lakukan pendekatan kepada owner, GM dan manager untuk pembinaan,” kata pria yang baru seminggu menjabat ini.
Selama proses yang ditangani Disnaker, sudah ada perjanjian yang disepakati kedua belah pihak tanpa paksaan. Terkait dengan gaji, upah dan lainnya. “Di Puri Sharon karena hotelnya minta dua kali (untuk pembayaran), mereka sepakat,” ungkapnya.
Terhadap perusahaan yang tak patuh terhadap peraturan terkait hak pekerja, mantan Camat Lingsar ini menyatakan, pihaknya akan lebih menekankan kepada perizinan usahanya. Sebelum memperoleh perizinan di dinas terkait, harus memperoleh rekomendasi dari Disnaker mengenai tenaga kerjanya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here