Beranda Headline Kepala Dinsos Sebut Kemiskinan Meningkat

Kepala Dinsos Sebut Kemiskinan Meningkat

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Baiq Sri Hastuti Handayani

PRAYA – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Loteng, Bq Baiq Sri Hastuti Handayani diprediksikan kemiskinan kini meningkat pasca gempa bumi.
“Karena dampak gempa, saya memastikan berdampak kepada kemiskinan akan ikut berpengaruh. Hanya saja untuk memastikannya datanya, silakan tanya ke dinas terkait,” ungkapnya di Bencingah Adiguna, Jumat lalu.

Sri menyampaikan, untuk jumlah berapa persen kenaikanya angka kemiskinan, ia tak ingin berspekulasi. Namun akibat gempa banyak rumah serta usaha dari warga di tiga kecamatan tidak bisa berjalan normal. Sehingga menyebabkan pengangguran semakin meningkat juga.
“Makanya selain pemulihan gempa, penyaluran bantuan intens sekarang dilakukan,” ceritanya.
Selain itu, pihaknya mendorong agar ada singkronisasi program dari Pemkab dan pemerintah desa untuk bagaimana menanggulangi kemiskinan. Sebab, dari sisi anggaran juga, pemerintah desa memiliki anggaran yang besar serta program yang sangat banyak. Jika dana yang ada di desa bisa disinergitaskan dengan program Satuan Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM), dipastikan kedepan angka kemiskinan di Loteng bisa berkurang.
“Misalkan perbaikan rumah yang terkena gempa, jika desa mau bersinergi akan mudah,” katanya.
Sri mengungkapkan, Pemkab sendiri sebenarnya saat ini sudah memiliki tim khusus untuk melakukan percepatan penanggulangan kemiskinan tersebut. Dimana tim nantinya akan bergerak untuk menjalankan berbagai program yang ada.
“Kedepan kita akan bekerja kolektif di semua instansi dalam mengentaskan kemiskinan,” jelasnya.
Setidaknya, kata dia ada tujuh SKPM yang bersentuhan langsung dengan program percepatan penurunan angka kemiskinan. Mulai dari Dinsos, Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim), Dinas Kesehatan (Dikes), Dinas Ketahahanan Panggan, Koperasi dan UMKM serta DPMD. “Masing- masing instansi tersebut memiliki anggaran yang cukup besar dalam mengentaskan kemiskinan,” ujarnya.

Di sampaing itu, Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT mengatakan, besar anggaran yang digelontorkan pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan. Salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH), dan ini harus tepat sasaran. Bupati memastikan, dari tahun ketahun angka kemiskinan bisa berkurang jika kondisi sekarang sudah normal.
“Insya Allah dengan apa yang sudah kita lakukan maka pengentasan kemiskinan di Loteng bisa kita tanggulangi,” harapnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here