Beranda Lombok Timur Upaya Pemerintah Cegah Korban Jiwa Jalur Suela Sembalun

Upaya Pemerintah Cegah Korban Jiwa Jalur Suela Sembalun

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA Mulki

Tahun 2016 Makan Korban, Bentuk Tim Tebang Pohon Berbahaya

Pohon yang membahayakan di sepanjang jalur Suela Sembalun akan ditebang. Tim sudah disiapkan Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM
PUBLIK Lombok Timur khususnya, bahkan tingkat nasional pada tahun 2016 lalu dikejutkan dengan tumbangnya pohon besar di jalur Suela Sembalun, yang tumbuh dikawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Pohon yang tumbang menimpa mobil yang dikendarai Usman, Camat Sembalun. Camat sembalun bersama istrinya yang duduk di depan samping dan anaknya duduk di bangku belakang, ketika itu dalam perjalanan pulang dari Selong, setelah membeli kebutuhan sehari-hari.
Saat kejadian, bertepatan pula dengan musim hujan. Setelah mobil Terios yang dikendarai tertimpa pohon, istri Usman meninggal di empat. Sedangkan Usman mengalami kritis dan patah tulang. Betapa tidak, pohon tumbang tepat menimpa mobil bagian kursi depan, tempat Usman duduk menyetir mobil. Sementara anaknya yang duduk di bangku belakang, selamat dari pohon tumbang tersebut.
Korban meninggal, dan Usman mengalami kritis tertimpa pohon, dilihat dengan mata kepala sendiri oleh anaknya. Sang anak pun mengalami trauma berat, terhadap apa yang menimpa kedua orang tuanya. Warga berhamburan membantu mengeluarkan korban dari dalam mobil, dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Usman berhasil melewati masa kritisnya, sehingga saat ini bisa kembali beraktivitas seperti biasa menjalankan pemerintahan di Kecamatan Sembalun.
Sejak lama Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim mengajukan penebangan pohon berpotensi membahayakan, di sepanjang jalur Suela dan Sembalun. Akan tetapi, harapan itu selalu sirna. Karena TNGR bersikeras dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tidak memberikan ijin penebangan. Dilain pihak, masyarakat setiap musim hujan ketika melintasi jalan Suela Sembalun, harap-harap cemas karena khawatir pohon tumbang.
Setelah menempuh perjuangan keras, melakukan lobi. Akhirnya pemerintah mendapatkan ijin dari Kementerian KLHK, serta TNGR, untuk menebang pohon dan ranting pohon di sepanjang jalan Suela Sembalun. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), sudah melakukan rapat koordinasi dengan semua pihak. DLHK diperintah membuat SK tim Bupati dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Tim di lapangan, sudah mulai bekerja melakukan verifikasi dan penandaan pohon-pohon yang akan ditebang.
Alasan utama penebangan pohon dan ranting pohon di sepanjang jalan itu, Sembalun sebagai salah satu destinasi wisata potensial kedepan. Itu semua demi mencegah bahaya menimpa masyarakat saat melintasi jalan tersebut. Berkaca dari pengalaman sebelumnya, sudah merenggut nyawa pada musim hujan 2016 lalu.
“Insya Allah, sebelum musim hujan tiba. Proses penebangan dan pemangkasan ranting pohon yang dianggap membahayakan, sudah tuntas. Jalur Suela Sembalun ini, menjadi prioritas utama kami,” kata Mulki, Kepala DLHK Lotim. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here