Beranda Praya Metro Status Bank Sampah Belum Jelas

Status Bank Sampah Belum Jelas

BERBAGI
DOC/RADAR MANDALIKA PABRIK: Dua bocah berdiri di depan pabrik pengolahan sampah Aik Darek, belum lama ini.

BATUKLIANG —Status bangunan Bank Sampah di Dusun Kembang Kerang II Desa Aik Darek hingga kini masih belum jelas. Pasalnya bangunan itu dibangun pemerintah pusat namun berada di lahan milik desa.

Pjs Kades Aik Darek, H Subli menjelaskan, pengerjaan pabrik senilai Rp 500 juta melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu saat ini sudah rampung. Namun belum ada kejelasan siapa yang berhak memanfaatkannya. Apakah Pemkab Loteng atau Pemdes Aik Darek.
“Mestinya, ada komunikasi dengan pemerintah desa terkait siapa yang mengelolanya. Tapi ini hanya bangun saja, kita tidak tahu apa-apa,” ujar Subli, kemarin.
Ia menyatakan, Bagian Aset Setda Loteng maupun Dinas PUPR pun seolah bungkam dengan proyek ini. Terlebih jabatannya selaku Pjs Kades sangat urgen untuk menjelaskan keberadaan bangunan tersebut kepada masyarakat, termasuk Kades terpilih nantinya. Dari itu, ia menekankan kepada Pemkab atau pemangku kebijakan lainnya untuk segera berkomunikasi dengan pemdes.
“Pabrik ini memang sangat kami nantikan. Kalau sudah jelas, kan warga bisa iuran bayar tenaga kebersihan yang mengangkut sampah ke pabrik. Setelah itu baru dikelola pengurus Bank Sampah untuk didaur ulang kemudian dijual,” pungkasnya. (fiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here