Beranda Praya Metro Senin, Perbup Salat Berjamaah Diterapkan

Senin, Perbup Salat Berjamaah Diterapkan

BERBAGI

PRAYA — Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mewajibkan seluruh PNS atau ASN melakukan salat berjamaah. Pemkab juga memberikan sanksi berupa bagi yang tidak mengindahkan. Sebab, aturan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup).
Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT menegaskan, Perbup salat berjamaah wajib diterapkan mulai hari Senin besok. Hanya saja, uji coba Perbup ini akan diterapkan bagi PNS lingkung Setda dan yang ada di dalam kota, sebelum mengarah ke desa.
“Semua ASN salat berjamaah di Masjid Agung. Baik salat Zuhur dan Asar,” tegas Suhaili, kemarin.
Sementara untuk dinas yang letaknya jauh dari Masjid Agung bisa menggunakan musala yang ada. Selain itu, pihak dinas juga diharapkan mampu untuk mengajak masyarakat setempat untuk melaksanakan salat jamaah.
“Salat berjamaah itu lebih besar pahalanya dari pada salat sendirian. Sebagai pengawasanya nanti kita perintahkan Pol PP untuk piket,” katanya.
Suhaili mengungkapkan, selain menerapkan salat berjamaah, setiap azan aktivitas jualan di sekitar Masjid Agung distop selama 30 menit. Artinya tidak boleh ada transaksi penjualan nantinya. Tujuan diterapkan peraturan itu agar pedagang setempat bisa mengikuti salah berjamaah di Masjid Agung dengan ASN.
“Aturan itu harus tetap ditegakkan,” pintanya.
Sementara untuk pegawai non muslim dan lembaga vertikal akan diberikan informasi mengenai aturan itu, agar mereka mengetahui. Bilaperlu karyawan yang dari lembaga vertikal bisa mengikuti salat jamaah juga.
“ Untuk non muslim harus memahami aturan ini,” katanya tegas.
Bupati mengaku, gerakan salat berjamaah itu memang sudah saatnya diterapkan bukan hanya di kalangan ASN. Namun masyarakat luas. Untuk salat subuh agar bisa berjamaah, pihaknya sudah mempunyai wacana akan menungaskan Pol PP setiap waktu subuh untuk patroli guna bangunkan orang salat di kota Praya.
“Kita mulai dari Kota Praya dulu,” ujarnya.
Jika memang ada masyarakat nantinya marah untuk dibangunkan, pihaknya meminta Pol PP tidak marah, mereka tetap berjalan kembali membangunkan warga ke lokasi yang ditugaskan. Namun pihaknya percaya bahwa kegiatan itu akan mendapatkan apresiasi dari masyarakat.
“Bilaperlu kalau ini sudah berjalan tiga bulan kedepan. Kami akan meminta remaja masjid untuk bertugas keliling membangun warga di setiap kampung,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Loteng, HL Pathul Bahri menambahkan, sebenarnya salat subuh berjamaah sudah diterapkan oleh masyarakat. Tapi memang, untuk jamaah salat subuhnya yang kurang. Sehingga, kegiatan untuk membangunan warga dipastikan Pathul sangat bagus.
“Bilaperlu nantinya kita akan menyediakan kopi di setiap masjid,” katanya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here