Beranda Lombok Barat Sisi Lain Peringatan HANTARU ke-28

Sisi Lain Peringatan HANTARU ke-28

BERBAGI
HUMAS LOBAR FOR RADAR MANDALIKA SERAHKAN : Warga Narmada menerima sertifikat dalam acara Hantaru di Gedung Seni Budaya Narmada, kemarin.

Ribuan Sertifikat Tanah Dibagikan, Beri Rasa Tenang ke Masyarakat

Peringatan HANTARU ke-28 yang digelar Pemkab Lobar bersama BPN tahun ini, terliha berbeda. Salah satunya, ribuan sertifikat tanah dibagikan.
WINDY DHARMA-LOBAR
HARI Agraria dan Tata Ruang Nasional (HANTARU) ke 28 diperingati tahun ini. Kemarin, puncak kegiatan HANTARU dipusatkan di gedung Seni Budaya Kecamatan Narmada. Salah satu agenda kegiatannya adalah, Pemkab bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) membagikan sertifikat kepada seribu pemilik tanah.
Diketahui, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan salah satu program Kementerian Agraria dan Tata Ruang melalui BPN. Program digulirkan untuk percepatan terdaftarnya tanah di seluruh Indonesia, termasuk di Lobar.
Bukan rahasia jika kepemilikan sertifikat tanah penting, seiring meningkat kebutuhan tanah. Harga tanah semakin mahal, dan semakin banyak pihak yang berkepentingan terhadap obyek tanah. Hal itu membuat sertifikat tanah harus segera segera diselesaikan.
“Sertifikat hak atas tanah yang diserahkan terdiri dari satu sertifikat atas nama Kejaksaan Negeri Mataram yang penggunaannya untuk pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Lombok Barat,” kata Bupati Lobar, H Fauzan Khalid.
Selain itu, terdapat 13 sertifikat lain yang dibagikan untuk wakaf dan tempat peribadatan. Seperti masjid maupun pura. Sedangkan 1000 sertifikat tanah lainnya diserahkan kepada pemilik tanah dari kalangan masyarakat. Mereka berasal dari dua kecamatan, Narmada dan Lingsar.
Penyerahan sertifikat ini diharapkan dapat memberi rasa tenang kepada masyarakat, atas kepastian dan perlindungan hukum bagi pemegang hak. Serta dapat dimanfaatkan untuk menambah modal usaha atau kegiatan produktif lainnya. “Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini telah bekerjasama dengan BPN Lobar dalam mensukseskan program strategis Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional,” ucapnya.
Menurut Kepala BPN Lobar, Ramli, untuk tahun 2017 ditargetkan 14.500 bidang tanah di Kecamatan Narmada memperoleh sertifikat. Dan target itu sudah terealisasi. Meski masih ada sebagian masyarakat yang belum mendapatkan sertifikat tanah.
Kemudian tahun 2018, sebanyak 22.500 bidang tanah ditargetkan tersertifikat. Jumlahnya bertambah sekitar 25 ribu dari tahun sebelumnya. Penambahan itu akibat peralihan dari KLU ke Lobar. “Dari 25 ribu bidang tanah sudah dilakukan pengukuran yuridis sebanyak 24.432 bidang tanah atau 97,7 persen. Sedangkan data fisik sudah mencapai 23,075 atau 92 persen,” bebernya.
Terkait sertifikat, sampai bulan September sudah 18.701 sertifikat yang dikeluarkan atau 74 persen. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here