Beranda Praya Metro Kisah Unik Lalu Katre Warga Desa Pendem

Kisah Unik Lalu Katre Warga Desa Pendem

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA UNIK: Tuan Bia'ah (kiri) dan Lalu Katre sedang bergurau, beberapa waktu lalu.

Namanya Melejit Ketika Sembuhkan Orang Lumpuh

Meski dipandang tidak normal, namun nama Lalu Katre maupun Tuan Bia’ah sangatlah familiar di Desa Pendem dan sekitarnya. Mereka unik, namun memiliki kelebihan dibanding warga lainnya.

HAFIDZUDDIN, Lombok Tengah.

PAKAIANNYA lusuh. Tubuhnya semampai, namun memiliki aura yang berbeda dari warga umumnya. Nama lengkapnya Lalu Katre. Warga asal Dusun Mejelok, Desa Pendem, Kecamatan Janapria ini setiap hari berkeliling tak tentu arah. Kadang dia pulang ke rumahnya, namun lebih sering berdiam diri dan menginap di tempat-tempat umu, semisal pasar, emperan toko hingga masjid atau musala.
“Tapi yang bikin kita heran, dia sering ditemukan di sembarang lokasi, bahkan di dua tempat sekaligus. Banyak warga yang menemukannya di Kota Mataram, tapi ada juga yang mengaku menemukannya di Sumbawa,” cerita Kades Pendem, H Zainudin keheranan.
Selain itu, ketika Lalu Katre ini ditemukan melintas oleh tukang ojek, pasti dia jadi rebutan. Sebab dia seringkali memberikan tarif lebih. Namun jika ada ojek yang menolak mengantarnya ke suatu tempat, bencana pun akan mengancam.
“Ada cerita tukang ojek menolak mengantar, besoknya dia kecelakaan kemudian cacat. Makanya kalau dia mau ngojek, pasti orang rebutan,” ulasnya.
Sisi baiknya, Katre juga dikenal sebagai dukun. Dia sempat menyembuhkan orang dari kelumpuhan. Pak Kades bercerita, salah seorang warganya sudah mengalami kelumpuhan sejak puluhan tahun silam. Namun setelah bertemu di suatu jalan, Katre kemudian menunjuk kaki warga itu sembari membacakan mantra. Tak ayal seketika warga itu langsung bisa berjalan normal.
“Jadi sekadar nunjuk langsung sembuh. Ini luar biasa, makanya dia jadi fenomenal,” ungkapnya.
“Kalau dibilang gila, dia sadar! Sebab, kalau diajak ngobrol, bisa nyambung dan ingat sama nama orang,” tambah Zainudin.
Sementara Hj. Rabiah atau yang akrab disapa Tuan Bia’ah tidak jauh berbeda dengan Lalu Katre. Penampilannya seperti orang gila, namun dia tidak mengalami gangguan kejiwaan. Namun meski usianya lanjut, namun style-nya seperti anak muda. Bahkan dia memiliki puluhan lubang bekas tindikan di telinganya.
“Kedua orang ini memang orang terunik di desa ini,” tandas Zaenudin. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here