Beranda Lombok Timur Ketika Bupati Memilih Ngantor di Llokasi Bencana

Ketika Bupati Memilih Ngantor di Llokasi Bencana

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA H Rumaksi SJ

Wabup Jaga Gawang, Kawal Pembahas APBD Bersama Dewan

Bupati Lotim HM Sukiman Azmy, beberapa waktu kedepan, memilih berkantor di lokasi bencana. Sementara, Wabup tugasnya jaga gawang membahas APBD bersama DPRD Lotim.
MUHAMAD RIFA’I – LOTIM
RABU (26/9) lalu, Gubernur NTB melantik dua kepala daerah yang terpilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juli lalu. Kedua kepala daerah yang dilantik Dr Zulkieflimansyah disaksikan Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, Forkompinda dan pihak terkait lainnya adalah, Bupati Lombok Timur (Lotim) pasangan Drs HM Sukiman Azmy MM dan H Rumaksi SJ SH. Dilantik juga Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima.
Usai dilantik pada pukul 14.00 Wita di Mataram, pada malam harinya Sukiman dan Rumaksi melakukan salat berjamaah di Masjid Raya Al Mujahidin Selong. Usai salat berjamaah, zikir dan salawat, kemudian memberikan sekapur sirih serta mendapat siraman rohani dari TGH Ishak Abdul Gani.
Setelah itu, dilanjutkan dengan salat Isya berjamaah dan menemui masyarakat yang sudah berkumpul di Taman Tugu Selong, untuk melakukan syukuran, setelah dilantik. Dalam kegiatan syukuran itu, panitia memberikan masyarakat yang hadir makan gratis. Terdapat 4 ribu kupon disiapkan panitia, sehingga bisa menikmati makan geratis.
Dalam kegiatan syukuran ini, para pendukung, tim dan lainnya juga hadir. Bahkan, wakil rakyat Senayan, H Rahmat Hidayat hadir d itengah-tengah masyarakat, bersantap semangkok bakso bersama Bupati dan Wabup.
Mereka yang mengikuti syukuran ini, dihibur dengan gambus, dan teaterikal yang dipentaskan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Dhiaul Fikri. Rahmat Hidayat dan Wabup H Rumaksi, meluangkan waktunya menghibur warga, menyanyikan lagu keroncong.
Di tengah kegiatan itu, rupanya informasi masyarakat banyak tidak dapat makan karena tidak dapat kupon, sampai ke telinga orang nomor satu di Lotim ini. Ia pun mengambil alih mic, dan meminta masyarakat makan tanpa harus menggunakan kupon.
Kemarin, antara Penjabat Bupati H Lalu Syafi’i dengan Bupati Lotim H Sukiman Azmy, melakukan serah terima jabatan. Sekaligus serah terima memori tugas Bupati. Sukiman memberikan arahan panjang lebar dalam kegiatan itu. Sukiman memberikan isyarat pada para kepala OPD, untuk bekerja maksimal. Termasuk membantunya dalam melakukan percepatan penanganan paska bencana gempa bumi. “Saya dalam beberapa waktu kedepan, akan ngantor di lokasi bencana,” tegas Sukiman.
Ketika Bupati memilih ngantor di lokasi bencana seperti di Sembalun, Sambelia, Pringgabaya dan Suela, Wakil Bupati Lotim H Rumaksi, mengaku belum tahu seperti apa tugasnya karena belum dibicarakan dengan Bupati. Ia mengaku hanya mendapat perintah dari Bupati, untuk membahas APBD bersama DPRD Lotim. Sementara ril APBD itu, belum dilihatnya.
Menurut pemahamannya sebagai pengemban amanah rakyat Lotim, hunian sementara (Huntara) sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Bagaimana masyarakat jangan sampai tinggal di tenda. Kalau terus-terusan di pengungsian, sementara sanitasi lainnya tidak ada, itu bisa menjadi penyakit. Sembari menunggu janji pemerintah pusat, disarankan masyarakat membuat Huntara.
Disamping itu, pihaknya akan kembali ke Instruksi Presiden (Inpres) nomor 5 tahun 2018, seperti apa tugas Pemda nanti, itu akan jelas. “Beliau Bapak Bupati akan berkantor di lokasi bencana. Saya hanya diperintah untuk membahas APBD saja,” tegas H Rumaksi SJ, Wabup Lotim. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here