Beranda Headline Proyek Huntara Dikebut

Proyek Huntara Dikebut

BERBAGI
TARNADI/RADAR MANDALIKA HUNTARA: Inilah Huntara di Desa Teratak, Kecamatan BKU yang dibangun salah satu donatur.

PRAYA —Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah saat ini masih melakukan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi para korban gempa bumi beberapa waktu lalu. Proyek Huntara itu dikebut lantaran pembangunan rumah permanen dari pemerintah pusat senilai Rp 50 juta itu sampai saat ini masih menunggu proses pencairan.

“Kita tengah membangun kurang lebih 3 ribu Huntara yang tersebar di Kecamatan Batukliang Utara, Batukliang dan Pringgarata. Jumlah Huntara ini sesuai dengan jumlah rumah warga yang rusak berat,” papar Kepala BPBD Lombok Tengah, H Muhammad.
Pihaknya berharap, ketika Huntara itu tuntas dikerjakan, maka masyarakat akan merasa lebih nyaman berada di dalam rumah, terlebih ketika musim penghujan tiba.
“Sebelum musim hujan, kita targetkan semuanya sudah rampung. Kita punya tim khusus dalam proyek ini,” ujarnya.
Muhammad menambahkan, dana stimulan sebesar Rp 50 juta dari pemerintah pusat itu akan segera cair. Pasalnya kelompok masyarakat (Pokmas) yang membantu masyarakat dalam membuat laporan sudah terbentuk.
“Kalau Pokmas sudah terbentuk, artinya pembangunan akan segera bisa terlaksana,” jelasnya.
Sementara mengenai jenis rumah permanen yang akan dibangun, Muhammad justru mengaku tidak ada paksaan untuk membangun rumah instan sederhana sehat (RISHA). Namun yang jelas setiap penerima atau Pokmas sudah ada pendamping masing-masing. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here