Beranda Lombok Timur BPPD Gelar Small Island Sailing Fest

BPPD Gelar Small Island Sailing Fest

BERBAGI
DOK / RADAR MANDALIKA Akhmad Roji

LOTIM – Kegiatan Small Island Sailing Fest awalnya dihelat Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Timur (Lotim), bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan bangsa ini 17 Agustus lalu. Namun karena bencana alam gempa bumi melanda, ditambah isu tsunami, sehingga terpaksa ditunda. Small Island Sailing Fest ini dijadwalkan kembali BPPD, bertepatan dengan momen Sumpah Pemuda 28 Oktober mendatang.

Ketua BPPD Lotim, Akhmad Roji kepada Radar Mandalika, mengatakan, dipilih momen hari Sumpah Pemuda karena kondisi alam sudah mulai normal. Saat ini, pihaknya sedang meyakinkan kembali para peserta dari luar daerah, yang sudah mendaftarkan diri sejak lama. Saat wacana pelaksanaan 17 Agustus lalu, jumlah pendaftar dari luar daerah saja mencapai 200 orang.
Sementara untuk peserta lokal berasal dari Pulau Lombok, BPPD menentukan peserta menggunakan perwakilan. Salah satunya perwakilan dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), dan pihak terkait lainnya. Sebab, hakikat promosi pariwisata untuk mendatangkan wisatawan luar, sebanyak-banyaknya. “Animo pendaftar Alhamdulillah cukup tinggi. Sekarang ini, kami masih terus meyakinkan para peserta yang sudah mendaftar sejak lama, mengingat kita sudah dilanda bencana,” kata Roji.
Konsep awal kegiatan ini lanjut Roji, sudah sangat matang, karena akan mengibarkan bendera merah putih di Gili Kondo. Namun faktor alam, sehingga kegiatan terpaksa diundur. Sailing Fest bertujuan memperkenalkan pulau-pulau kecil di Lotim kepada wisatawan domestik dan mancanegara.
Karena itu, beberapa kegiatan selama Sailing Fest berupa touring island (tour pulau) di kawasan Gili Kondo, Gili Bidara dan Gili Sulat. Setelah itu, peserta beristirahat sembari mengambil foto di Gili Kapal yang tidak jauh dari Gili Bidara, snorkling bareng menjelajahi isi laut di Gili Bidara dan Gili Kondo. Peserta akan bermalam di Gili Kondo, dan melakukan rembuk wisata bersama semua peserta. Paginya sebelum bubar, melakukan clean up (pembersihan) Gili Kondo.
“Mudah-mudahan saat pelaksanaan nanti, tidak ada aral melintang, dan berjalan seperti harapan kami,” harap Roji yang juga petinggi Kesatuan Himpunan Aksi Mahasiswa Islam (Kahmi) Lotim ini. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here