Beranda Headline Mengenal Para Komisioner Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah (1)

Mengenal Para Komisioner Bawaslu Kabupaten Lombok Tengah (1)

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA Abdul Hanan

Aktif Berorganisasi, Kini jadi Pengendali Bawaslu Loteng

Abdul Hanan sebelumnya merupakan salah satu komisioner Panwaslu Loteng namanya waktu itu. Tapi sekarang, ia mendapatkan amanah menjadi Ketua Bawaslu Loteng atau sebagai pemegang kendali.

DIKI WAHYUDI-LOTENG

MUDA dan siap mengawasi proses Pemilu di Gumi Tastura. Abdul Hanan yang merupakan Ketua Bawaslu Lombok Tengah (Loteng), memiliki pengalaman cukup menjadi seorang pengawas Pemilu. Buktinya, dia kembali masuk di barisan menjadi pengawas. Bahkan, ia sekarang menjadi orang nomor satu.
Hanan sapaannya, pria 35 tahun ini tidak disangka telah beberapa kali sukses mengawasi proses pemilu di Loteng. Apalagi dulunya, ia seorang komisioner penindakan semasih bernama lembaga Panwaslu di kabupaten/kota.

Hanan untuk diketahui bukan pria dari kota. Ia beralamat tinggal di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat. Hanan anak sulung dar pasangan H. Ma’ruf dan Hj. Marwiyah. Dia anak yang lahir di lingkungan keluarga Nahdiyyin. Hanan pun menuntut ilmu di lingkungan Ponpes Asuhan kakaknya yaitu TGH. Maarif hingga usianya beranjak 15 tahun waktu itu.
“Cukup lama saya di Pondok,” katanya.

Hanan mengaku, setelah itu ia pun merantau ke kota pelajar di Jogjakarta untuk melanjutkan SMA. Di sana dia belajar banyak tentang arti hidup dan perjuangan hidup.
Selepas dari SMA, Hanan kembali ke asalnya di Lombok untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Hukum Unram.
Selama jadi mahasiswa, dia aktif sebagai aktivis pro-demokrasi yaitu disingkat FKMM yang selanjutnya menjadi FMN.
“Kalau berorganisasi memang dari dulu saya suka,” ceritanya.

Adapun organisasi tempat ia bergabung dulunya, SPI yang aktif memperjuangkan hak-hak petani. Hanan juga pernah menjadi anggota PERADI yang merupakan organisasi profesi advokat. Dimana, profesi yang singkron dengan pengawas Pemilu.

“Tetapi saya tidak aktif beracara setelah bekerja sebagai ketua Bawaslu,” tambah dia.

Hanan menambahkan, setelah tamat ia mulai mengabdikan diri sebagai pejuang demokrasi yang dalam hal ini, sebagai penyelenggara Pemilu. Tahun 2013-2014 sebagai PPK Kecamatan Praya Barat Daya, 2015-2017 Komisioner Panwaslu Loteng.
Tahun 2018 setelah berubah menjadi Badan permanen yang bernama Bawaslu Kabuaten Lombok Tengah, dia dipercaya sebagai ketua periode 2018 – 2023.
“Insya Allah, amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya,” tuturnya. ( bersambung )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here