Beranda Headline Awasi Elpiji, Pemerintah Terjunkan Satgas

Awasi Elpiji, Pemerintah Terjunkan Satgas

BERBAGI
ILUSTRASI

PRAYA — Pemanfaatan elpiji 3 kilogram (kg) (elpiji Melon, Red) makin ketat diawasi pemerintah dan aparat kepolisian. Lebih khusus jelang waktu pengeringan tembakau.
Kabag Ekonomi Setda Loteng, Ihksan menegaskan, pihaknya sudah melakukan rapat kemarin bersama dinas terkait bahkan aparat untuk memperketat pengawasan elpiji 3 kg.
“Ini yang kita atensi penggunaan elpiji 3 kg untuk mengeringkan tembakau. Sebab dalam aturan tidak boleh. Mereka bisa menggunakan elpiji 15 kg,” tegas Ikhsan kepada media.
Kendati hingga sekarang belum menerima laporan tentang adanya petani yang menggunakan elpiji melon. Namun pihaknya tetap waspada. Sebab jika petani menggunakan elpiji subsidi dampaknya sangat besar.
“Ada oknum yang menggunakan untuk omprongan tembakau dalam jumlah besar,” sebutnya.
Ikhsan menyampaikan, sebagai bentuk pengawasan dari pemerintah, pihaknya akan membentuk tim satuan tugas (Satgas) untuk turun mengecek.
“Kalau tahun sebelumnya memang banyak kami temukan,” ungkapnya.
Selain itu, dalam melakukan pengecekan, pihaknya menggunakan alat ukur dan tabung dicek satu persatu, termasuk alat timbangan digital jika mengenai takarannya. “Tapi dari laporan kami saat ini, kebanyakan petani menggunakan kayu bakar untuk mengeringkan tembakau mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Loteng, H Saman menegaskan, pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap distribusi tabung gas elpiji 3 Kg di tingkat distributor. “Kami terus pantau di lokasi,” ujarnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here