Beranda Headline Lokasi Pengungsian Terendam Banjir

Lokasi Pengungsian Terendam Banjir

BERBAGI
Ist/RADAR MANDALIKA TERENDAM: Banjir mengenangi tempat pengungsian di Dusun Belencong Bage, Desa Midang Kecamatan Gunung Sari, Minggu (23/9) lalu.

LOBAR —Hujan membuat warga pengungsi di Dusun Belencong Bage, Desa Midang, Kecamatan Gunung Sari mulai resah. Setelah diguyur hujan Minggu (23/9), posko pengungsian di dusun setempat terendam banjir.
Meski tidak terlalu lama, banjir setinggi mata kaki itu membuat warga terpaksa pindah tempat mengungsi. Lantaran sebagian tenda pengungsian roboh. Bahkan anak pengunsi tidak bersekolah karena seragam dan perlengkapan sekolahnya basah. “Hujan tiba-tiba datang, luar biasa besarnya. Hampir sebagian tenda itu roboh, belum lagi buku-buku dan pakaian sekolah. Anak-anak libur sekolah,” kata Kepala Dusun Belencong Bage, Najamudin yang ditemui, kemarin.
Saat banjir, warga bergotong royong memindahkan peralatan yang dapat diangkat dari pengungsian. Seperti baju maupun buku sekolah anak. Sedangkan kasur dan peralatan dapur ditinggal. Terdapat 95 kepala kelaurga (KK) terdampak gempa yang mendiami lokasi pengungsian itu. 15 KK rumahnya rusak berat. Sedangkan 80 persen lainnya mengalami rusak sedang dan ringan. “Ada sebagian warga yang sudah balik ke rumahnya,” sambungnya.
Banjir yang terjadi siang hari itu mulai surut sekitar pukul 16.00 Wita. Sebagai antisipasi terjadinya banjir, warga sementara waktu akan diungsikan ke musala dan rumah warga sekitar yang tidak rusak. Ia bersama warga akan bergotong royong membuat saluran air di sekitar pengungsian. Sehingga air tidak akan tergenang. “Mungkin nanti sore (kemarin, Red) gotong royongnya, karena sekarang mereka kerja. Rata-rata buruh lepas,” ungkapnya.
Masalah baru yang muncul akibat hujan membuat warga berharap bisa mendapatkan bantuan hunian sementara (Huntara). Apalagi bantuan stimulan untuk rumah rusak berat belum diterima. Warga pun terpaksa bertahan di lokasi pengungsian. (win/r3)

BERBAGI
Artikel sebelumyaKetika Sejumlah Pendamping PKH Memilih Mundur
Artikel berikutnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here