Beranda Headline Zul-Rohmi Segera Launching ‘NTB Care’

Zul-Rohmi Segera Launching ‘NTB Care’

BERBAGI
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA Tri Budiprayitno

MATARAM – Paling lambat satu bulan sejak dilantik, Gubernur dan Wakil Gubenrur NTB, Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah Pemprov akan melaunching aplikasi berbasis teknologi yang disebut ‘NTB Care’.
‘NTB Care’ satu bentuk aplikasi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan keluhan atau aduan terkait pelayanan pemerintah. Aplikasi ini sebagai salah satu pola Pemprov memastikan pelayanan yang baik berjalan di bawah kepemimpinan Zul-Rohmi itu.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik NTB, Tri Budiprayitno mengaku telah menyiapkan aplikasi sistemnya. Tinggal menunggu beberapa hal yang belum dirampungnya seperti, menyiapkan Standar Operasional Prosudur (SOP) serta konsolidasi bersama semua OPD dan Kepala unit bagian lannya. Sebab, mereka nanti yang akan berwenang menindaklanjuti aduan publik yang masuk melalui server ‘NTB Care’ yang diterima Admin Diskominfotik.
Pola sistem ini akan berkerja dengan mudah, dimana masyarakat jika mau mengadu bisa menyampaikan melalui aplikasi tersebut nantinya admin kemudian akan mendistribusikan adauan masyarakat itu ke OPD atau pihak yang dituju. Menurut Tri Budiprayitno sebelum admin mendistribusikan ke OPD yang terkait, Diskomifotik melalui voluntirnya terlebih dahulu akan mengcek kebenaran aduan itu apakah sesuai dengan fakta atau jangan sampai bersifat hoax.
Dia mencontohkan, salah seorang warga mengeluhkan ada sampah di Rinjani, maka voluntir akan mengecek terlebih dahulu jika sudah bisa dipastikan benar adanya, baru akan didistribusikan kepada OPD yang berwenang seperti Dinas Lingkungan Hidup Dan Kehutana. Tidak menutup kemungkinan juga adauan warga itu juga ditujukann ke Dispar sebab Rinjani menjadi daerah wisata serta adauan itu tentu akan disampaikan kepada pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) selaku pengelolanya.
Pada aplikasi tersebut juga nantinya akan terlihat sejauh mana penanganannya yang dilakukan oleh pihak yang ditujuk itu. Dipastikan setiap hari akan muncul berapa tingkat pengaduannya dan penangananya sejauh mana.
“Karena pimpinan darah, pak gubernur akan menilai OPD terkait atau unit terkait bagaimana mereka merespons aduan masyarakat. Ini menjadi salah satu evaluasi bagi OPD,” kata Tri.
Ia menjelaskan aplikasi NTB Care oleh gubenrur diberi batas waktu bisa dilaunching paling lambat satu bulan setelah dilantik. Menurutnya ini menjadi salah satu model kerja gubernur dalam melayani warga NTB di awal kepemerintahannya.
Tri menyampaikan Fashion Teknologi Metode menjadi salah satu atensi penting yang didorong oleh gubernur Zul. Sebetulnya model ini bentuk penguatan dari berbagai jenis giat dalam bentuk program Diskominfotik tahun ini yang sudah terformat dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Maka pada DPA perububahan ini momentum mengutakan fashion teknologi itu. Ia juga menjelaskan bahwa bentuk lain yang akan diterpakan gubernur pada tiga bulan ini yaitu penguatan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang diperluas pada penerpan Pondok Pesantren Ramah IT. Gubernur juga ingin mendekatkan bagaimana komunitas pemuda mengguakan IT dalam ekonomi produktif. Unutk mendorong hal itu Diskominfotuk akan melakuykan pelatihan sehingga kelompok pemuda itu bisa memanfaatkan teknologi sebaik baiknya terutama untuk berusaha. Tri menconothkan yang sudah jalan saat ini di NTB seperti, aplikasi M-Jek, ini akan menjadi cikal bakal aplikasi usaha yang potensi bisa berkembang di NTB. Sama halnya dengan aplikasi Go Jek yang saat ini tengah berkembang yang mana berapa dari aplikasi biasa.
“Makanya nanti kita akan latih model ekonomi produktif bagi kelompok masyarat atau pemuda yang berbasis IT,” jelasnya. (adv/cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here