Beranda Lombok Barat PLN Diminta Pahami Kondisi Lobar

PLN Diminta Pahami Kondisi Lobar

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA HL Winengan

LOBAR—Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Lombok Barat (Lobar), HL Winengan menanggapi adanya tunggakan pembayaran Penerangan Jalan Umum (PJU). Ia meminta PT PLN cabang Mataram memahami kondisi bencana yang melanda Lobar. Mau tak mau, bencana gempa itu sangat mempengaruhi anggaran Pemkab Lobar. Imbasnya, pembayaran PJU bulan Agustus-September, bahkan hingga akhir tahun ini belum terbayarkan. Seluruh tunggakan yang mencapai Rp 8 miliar, baru akan dibayar pada Januari 2019.

“Kita prioritaskan dulu masalah gempa. Inikan masalah pemerintah (daerah) dengan pemerintah (BUMN), masak manager (PLN) Rayon Mataram tidak memahami,” kata Winengan belum lama ini.
Winengan mengatakan, Bupati Lobar sudah bersurat ke GM PT PLN terkait rencana penundaan pembayaran PJU. Surat tersebut juga ditembuskan kepada Direktur Utama PLN. Disperkim tidak akan tinggal diam jika PLN masih bersikeras meminta tunggakan PJU segera dibayar.
Winengan mengancam menghentikan seluruh aktifitas PLTU Jeranjang di Lobar. “Akan saya stop dan sweeping PLN Lobar, tidak boleh masuk ke Lobar,” tegasnya dengan nada mengancam.
Pria yang juga Sekretaris PCNU NTB membenarkan Lobar masih menunggak PJU Rp 3,1 miliar. Terhitung dari Agustus hingga September 2018 untuk 4 ribu PJU di wilayah Lobar. “Bupati bersurat untuk dianggarkan Januari 2019,” imbuhnya.
Sebelumnya, PT PLN Rayon Cakranegara mendatangi DPRD Lobar terkait permasalahan tunggakan PJU itu. PLN meminta pembayaran paling telat tanggal 20 setiap bulan. PLN mengaku menerima surat dari Bupati Lobar yang isinya menerangkan akan menunggak pembayaran PJU dari bulan September hingga Desember mendatang.
Pembayaran bulan Agustus pada dilakukan pekan ini. Sedangkan untuk empat bulan kedepan dibayarkan tahun 2019 mendatang. “Sesuai aturan mesti dibayarkan tiap bulan,” ujar Manager PT PLN Rayon Cakranegara, Dyah Dwi Nuryani. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here