Beranda Lombok Barat IKM Dibantu Peralatan dan Sarpras

IKM Dibantu Peralatan dan Sarpras

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA HANGUS: Beginilah kondisi pasar Narmada pascakebakaran akhir bulan Agustus lalu.

LOBAR—Industri Kecil Menengah (IKM) di Lombok Barat (Lobar) kembali bangkit. Pascagempa bumi yang menguncang Lombok sebulan lalu. Berbagai bantuan sudah disalurkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lobar kepada para pelakua IKM. Terutama bagi IKM di empat kecamatan yang terdampak gempa. Yakni Gunung Sari, Batulayar, Lingsar dan Narmada. Berupa bantuan peralatan maupun sarana prasarana. “Kita juga memberikan bantuan sembako kepada sektor industry di empat kecamatan itu, baik industri pengolahan pangan muapun bengkel,” ujar Kepala Disperindag Lobar, Agus Gunawan, kemarin.
Sebelumnya, IKM di empat kecamatan sempat libur berproduksi pascagempa. Setelah berbagai peralatan yang dipergunakan rusak akibat tertimbun runtuhan bangunan. Seperti yang dialami IKM gula aren. “Pengorengan dan kompornya kena reruntuhan, saya lihat langsung di Kekait,” ungkapnya.
Meski sudah beroperasi kembali, IKM masih menggunakan peralatan serba darurat. Bahkan IKM gula aren terpaksa memproduksi di bawah pohon menggunakan terpal. Disperindag tetap melakukan pemantauan aktivitas IKM tersebut. “Intinya mereka tetap beroperasi,” imbuhnya.
Menyinggung dampak gempa di sektor perdagangan, Agus mengaku sedang menyusun proposal untuk memperoleh bantuan pusat. Selain dampak gempa, kebakaran pasar Narmada beberapa waktu lalu turut mempengaruhi sektor perdagangan di Lobar.
Untuk dampak gempa, pusat akan mengakomodir dua pasar. Yaitu Pasar Gunung Sari, dan Kediri yang akan diiakomodir dari dana tugas pembantuan 2019. “Pak Dirjen langsung yang turun dan sudah lampu hijau,” katanya.
Sedangkan untuk dampak kebakaran, Agus akan menyerahkan verifikasi kerusakan ke pemerintah pusat. Dijanjikan memperoleh bantuan dana tugas pembantuan di tahun ini. Ditujukan ke Pasar Narmada, Eyat Mayang dan Keru.
“Senin (hari ini, red) kita diundang (pusat) bersama daerah kabupaten/kota sepulau Lombok,” bebernya.
Mengenai perkembangan kasus kebakaran pasar Narmada, menurut Agus, masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Sampai sekarang belum diketahui penyebab kebakaran. “Aktivitas di pasar Narmada sudah berangsur normal. Sementara parkiran dipakai untuk tempat berjualan,” pungkasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here