Beranda Headline Giliran Sekwan dan Kepala Bappeda Diperiksa

Giliran Sekwan dan Kepala Bappeda Diperiksa

BERBAGI
JHONI SUTAGGA/RADAR MANDALIKA Lalu Aria Dharma

MATARAM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mataram terus mendalami kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret Ketua Komisi IV DPRD setempat. Kali ini, giliran Sekwan DPRD Kota Mataram dan Kepala Bappeda diperiksa jaksa, kemarin.
Sekwan DPRD Kota Mataram, Lalu Aria Dharma usai menjalani pemeriksaan menerangkan, dia dicecar 12 pertanyaan dari jaksa. Yang ditanya kata dia, datar saja selain soal kondisi kesehatan, Kejari juga menanyakan apakah ia kenal dengan tersangka inisial HM, ia pun menjawab kenal karena satu kantor.
Kejari juga menanyakan menganai seputar pengajuaa anggaran. Dharma mengaku menjawab penganggaran pada perubahan ini memang fokus pada anggaran pasca benca yang mana tahapannya sudah selsai didaftar KUPA-PPAS perubahan sementara rancangan APBD nya masih bergulir.
Dalam hal ini posisi Sekwan, lanjutnya sebagi pejabat eksofisio yaitu otomatis sebagai sekretaris Badan Anggaran (Banggar) pada saat pembahasan, begitu juga Sekwan jabatannya juga menjadi Sekretaris Badan Musywarah (Banmus). Sehingga, perjalan rapat di DPRD harus tahu karena Sekwan lah yang memfasilitas mereka.
“Begitupun dengan surat yang masuk dan surat yang keluar kami tahu dan kami yang antar atau terima,” ungkap dia.
Disinggung peran HM dalam pembahasan selama ini, Sekwan membenarkan HM sebagai salah satu anggota Banggar namun sejak pembahasan HM tidak pernah hadir. Hal itu bisa dibuktikan dengan daftar hadir di sekretariat dewan. Untuk kelanjutan pembahasan APBD , kata dia Senin depan pembahsan baru akan bergulir di masing-masing komisi. Pada pekan ini, telah berlangsung beberpa tahapan dimana Senin (17/09) lalu dimulai dengan rapat internal komisi, dan rapat berikutnya masing komisi memanggil leading sektor yang dinaunginya melalui pimpinan Dewan.
Langkah berikunya dilanjutkan dengan rapat gabungan semua komisi dipimpin pimpinan kemudian baru rapat gabungan komisi yang terdiri dari anggota banggar bersama eksekutif selaku TAPD.
“Disanalah semua final pengajuan anggaran dari TAPD,” jelasnya.
Itupun masih belum selesai, Pemkot Kota Mataram membacakan nota keuangan dan Ranperda APBD P kemudian dilanjutkan dengan pandangan umum masing-masing fraksi lalu pada rapat berikutnya jawaban dari pemkot atas pandangan umum fraksi tersebut.
“Senin depan baru penyampaian nota keuangan dari Pemkot selanjutnya akan bergulir lagi pembahsan di internal masing-masing komisi,” bebernya.
Disinggung dengan berkas yang disampaikan ke Kejari, dia mengatakan berkas tupoksi DPRD termasuk di dalamnya Tata Tertib dan juga tupoksi Sekwan. Dharma juga mengaku dimintai postur Rancangan APBD P dari Pemkot.
“Kita sedang siapkan mungkin Senin depan kita serahkan,” pungkasnya. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here