Beranda Praya Metro 37 Ribu Warga Loteng Belum Ada e-KTP

37 Ribu Warga Loteng Belum Ada e-KTP

BERBAGI
JAYADI/RADAR MANDALIKA PADET: Warga sedang antrean pembuatan e-KTP di kantor Disdukcapil Loteng, kemarin.

PRAYA — Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Loteng, Baiq Anita Nindia mengklaim masih ada sekitar 37 ribu lebih warga Loteng belum memiliki e-KTP. Sementara untuk yang sudah perekaman diklaimnya sudah 90 persen.
Anita menyatakan, jumlah warga Loteng yang wajib KTP sejumlah 7.052.886 jiwa. Sedangkan yang sudah melakukan perekaman e-KTP 6.079.370 jiwa. Sementara untuk yang sudah tercetak sekitar 6.053.915. Sehingga pihaknya menilai yang belum punya e-KTP sejumlah 37 ribu lebih. Yang paling banyak belum punya KTP di wilayah Kecamatan Pujut.
“Kami berupaya perekaman e-KTP ini mencapai 100 persen akhir tahun ini,” katanya saat ditemuai di ruang kerjanya, kemarin.
Dia mengatakan, belum tuntas 100 persen perekaman e-KTP ini, disebabkan banyak faktor, di antaranya, alat perekam e-KTP yang ada di setiap kecamatan tidak berfungsi secara maksimal karena sering rusak, jaringan internet di kecamatan tidak optimal dan daya listrik yang tersedia di kantor kecamatan juga terbatas.
Dimana, ini menyebahkan kegiatan perekaman tidak dapat dilaksanakan secara optimal. Bahkan, ada alat rekam e-KTP yang rusak berbulan-bulan dibiarkan, dan tidak dilakukan diperbaikan, sehingga proses perekaman data di kecamatan terhenti total. Parahnya juga kebanyakan tempat tinggal masyarakat, cukup jauh dari kantor kecamatan setempat. Sehingga mereka harus meluangkan waktu datang ke kantor kecamatan untuk merekam.
“Masih banyak warga yang belum perekaman,” ujarnya.
Ia mengaku, untuk menggenjot agar warga 100 persen melakukan perekaman, pihaknya sudah melakukan banyak cara. Salah satunya, dengan menjemput bola. Pihaknya rutin turun hingga ke desa-desa untuk melakukan perekaman.
“Agar semua warga memiliki e-KTP,” harapnya.
Dia menjelaskan, langkah yang dilakukan ini merupakan upaya agar warga yang berada di pedesaan yang belum sempat merekam, dapat segera merekam. Ia berharap warga yang ada di desa – desa yang datangi agar bisa aktif mendatangi petugas di desa.
“Kegiatan rekam data e-KTP keliling ini rutin,” klaim dia. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here