Beranda Headline Camat Prateng dan Sekdis Perizinan Gugur

Camat Prateng dan Sekdis Perizinan Gugur

BERBAGI

Selekasi Kepala Dinas Koperasi dan UKM

PRAYA — Camat Praya Tengah (Prateng), M Sahri, dan Sekretaris Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTST) Loteng, gugur dalam proses seleksi Kepala Dinas Koperas dan UKM. Sementara, nama yang lolos seleksi sudah diserahkan panitia seleksi (Pansel) ke Bupati H Moh. Suhaili FT.
Untuk dinas perizinan, ada lima pejabat yang merebut kedudukan tersebut. Camat Batukliang Utara (BKU), HL Wireningsun, Kepala Bidang di Dinas Koperasi dan UKM, Sahidan dan Kabag Ekonomi Seyda Ihksan.
Sementara untuk kursi Kepala Disdukcapil Loteng yang ikut seleksi Kabag Hukum Setda, H Mutawali, Camat Praya, H Ridwan Makruf dan Baiq Anita Nindia yang saat ini menjabat sebagai Plt dinas setempat diloloskan. Ketiganya lolos seleksi disebabkan perolehan nilai yang sesuai dengan standar.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Loteng, H Moh Nazili menyampaikan, dua pejabat yang tidak lolos di dinas koperasi disebabkan perolehan nilai di bawah standar.
“Begitupun tiga pelamar di Dukcapil mereka karena mendapatkan nilai sesuai standar maka mereka lolos semua,” bebernya di Bencingah, siang kemarin.
Nazili menyatakan, tiga nama yang lolos dalam waktu dekat akan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) untuk mendapat persetujuan, namun sebelum surat dilayangkan, Bupati harus memilih salah satu dari tiga yang lolos tersebut.
“Yang dipilih Bupati tidak harus mengacu pada rangking karena dari KASN juga tidak menyebut nama. Soal siapa yang akan jadi kadis, itu hak preogatif Bupati,” tegasnya.
Hanya saja, otoritas bupati dalam hal ini sangat terbatas. Bupati tidak boleh memilih di luar tiga nama yang sudah mengikuti lelang jabatan terbuka ini.
”Bupati hanya boleh mengangkat satu orang di antara tiga nama itu,” tuturnya.
Nazili mengungkapkan, tim pansel telah berkerja sesuai dengan aturan. Mekanisme lelang jabatan dua dinas ini, tak ada yang berbeda dengan mekanisme lelang jabatan sebelumnya. Ini adalah kesekian kalinya Pemkab melaksanakan open bidding.
“Ini kan bukan hal baru, sudah cukup banyak pejabat eselon II di kita hasil dari lelang jabatan. Untuk panitia seleksi orang-orangnya sama saja seperti lelang sebelumnya,” kata Nazili.
Ia mengaku, pelaksanaan seleksi terbuka jabatan eselon II ini dilaksanakan dengan transparan. Tim Pansel bekerja independen dan profesonal. Selain itu, ada keterlibatan juga dari KASN untuk memastikan semua berjalan sesuai koridor. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here