Beranda Headline Cara Pemkab Lobar Menarik Kembali Kunjungan Wisatawan

Cara Pemkab Lobar Menarik Kembali Kunjungan Wisatawan

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA KEMBALI DIGELAR: Festival Senggigi Sunset Jazz saat digelar tahun 2017 lalu. Kegiatan serupa akan kembali digelar tahun ini.

Event Budaya dan Wisata Digelar Hingga Akhir tahun

Dampak gempa bumi masih dirasakan pada sektor pariwisata Lobar. Pemkab Lobar terus berupaya mengembalikan kunjungan wisatawan ke Gumi Patut Patuh Patju.
WINDY DHARMA-LOBAR

SUDAH hampir sebulan lebih pariwisata di Lombok Barat (Lobar) seakan mati suri. Bagaimana tidak, gempa bumi yang menguncang Lombok sebulan lalu membuat wisatawan berpikir dua kali mendatangi Lobar. Ratusan hotel, restoran dan tempat hiburan di Lobar juga terpaksa tutup sementara.
Pemkab Lobar tidak ingin membiarkan hal itu terus berlanjut. Untuk itu, pemkab terus gencar mengembalikan kejayaan wisata Lobar pascagempa. Sejumlah event pariwisata dan budaya akan digelar Pemkab Lobar. Pemkab juga ingin mengembalikan keyakinan para wisatawan jika Lobar sudah aman.
Dimulai agenda Pesona Budaya Senggigi pada 21 dan 22 September mendatang. Temanya, “Roah Bumi Paek”. Dengan harapan semua bencana ini berakhir.
Berlanjut event Mekaki Marahton 2018 siap menunggu di 28 Oktober mendatang. Khusus Mekaki Marathon tahun ini, formatnya berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Rute 42K dan 21K yang biasanya ada dalam rute marathon, pada tahun ini ditiadakan. Panitia tetap memilih mengelar rute 10K dan 5K.
“Karena sekarang lebih kita tujukan kepada hiburan dan wisatanya, agar bisa kembali seperti semula,” ujar Bupati Lobar, H Fauzan Khalid saat jumpa pers di Pendopo Bupati Lobar, kemarin.
Langkah Pemkab Lobar ini ternyata mendapat support dari Kementerian Pariwisata. Bahkan kabarnya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi akan turut ikut dalam event itu.
Masih ada Festival Senggigi Sunset Jazz akan kembali digelar tahun ini. Meski waktu penyelenggaraan agenda tahunan ini belum dapat ditentukan. “Kita belum tentukan tanggalnya, tapi Senggigi Sunset Jazz tetap digelar,” imbuhnya.
Satu lagi event andalan Lobar yang akan digelar adalah perang topat. Untuk event budaya ini, pemkab masih menunggu penetapan sesuai kalender budaya. Dengan rentetan event tersebut, Pemkab Lobar optimistus dapat menarik kembali kunjungan wisatawan. Apalagi saat ini masih high season hingga akhir tahun ini.
Fauzan berkeyakinan perbaikan infrastruktur fasilitas pendukung pariwisata yang rusak, dapat selesai dikerjakan dua bulan. Bahkan sejumlah hotel dan restoran bisa kembali beroperasi normal. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here