Beranda Mataram Bilik Barokah Bagi Pengungsi

Bilik Barokah Bagi Pengungsi

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA BILIK BAROKAH: Inilah tenda-tenda yang disiapkan bagi pasangan suami istri pengungsi yang ingin menyalurkan kebutuhan biologisnya. Namanya “bilik barokah”.

MATARAM —Gempa membuat warga harus kehilangan tempat tinggal, seperti dirasakan warga di empat wilayah terparah. Tak ada rumah, tinggal di tenda pengungsian selama berbulan-bulan harus dijalani pengungsi. Nah, untuk memenuhi kebutuhan biologis para pasangan suami istri yang selama ini tinggal di pengungsian, Pemkot Mataram memberikan solusinya.
Disediakanlah tenda-tenda yang diberi nama, “bilik barokah”. “Itu yang bangun BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana),” kata Kepala Dinas Pemberdayaaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Mataram, Dewi Mardiana Ariany, kemarin.
Bilik barokah sudah dibuat di Lingkungan Pengempel Indah. Kenapa dibangun bilik itu, menurut Dewi, karena pasangan muda lama tidak menyalurkan nafsu biologis. “Di tenda banyak KK, gak mungkin kan,” cetusnya.
“Di sana pemerintah hadir. Disiapkan tenda. Bisa juga untuk ruang menyusui, dan tempat bagi difable,” imbuhnya.
Ditambahkan, penggunaan bilik tersebut disilakan masyarakat yang mengaturnya. Pembuatannya sudah dilakukan sejak 3 minggu lalu. Pemerintah hanya menyiapkan tempatnya. “BNPB yang buat. Sudah bicara juga dengan kaling, dan kader di situ,” ungkapnya.
Kenapa bilik barokah dibuat di Pengempel Indah? Menurut Dewi, wilayah tersebut cukup parah terdampak gempa. Sehingga, nyaris tidak ada rumah warga yang berdiri utuh. “Di wilayah lainnya masih bisa pulang. Di Pengempel Indah gak ada tempat pulang,” kata Dewi sembari menyebut, pihaknya juga telah memberikan trauma healing, dan pelatihan kepada warga korban gempa. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here