Beranda Headline Banyu Urip Sukses Tingkatkan Hasil Panen pada Musim Kering

Banyu Urip Sukses Tingkatkan Hasil Panen pada Musim Kering

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA PANEN RAYA: Suasana panen padi petani yang menggunakan metode jajar legowo (jarwo) di Desa Banyu Urip, belum lama ini.

PRABAR —Meski sedang dilanda musim kering, petani di Desa Banyu Urip, Kecamatan Praya Barat justru berhasil meningkatkan hasil panen. Produktivitas padinya bahkan mencapai 6,5 juta ton per hektare.
“Di musim kering ini kami memperoleh padi enam ton lebih, padahal biasanya cuma 5 ton,” ujar Kades Banyu Urip, Mustajab.
Hasil ini kata Mustajab tidak lain karena wilayahnya mendapat program inovasi pertanian di lahan kering diperkenalkan Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Alhasil, program ini pun berhasil meningkatkan produktivitas pertanian. Teknologi tersebut meliputi penggunaan varietas unggul baru Inpari 40, penerapan metode tanam jajar legowo (Jarwo), aplikasi pupuk biosilika, serta sistem pengairan basah kering. Selain itu, program ini juga disupport penuh Dinas Pertanian NTB, Dinas Pertanian Lombok Tengah, koordinator dan penyuluh kabupaten dan provinsi, hingga koordinator penyuluh BPTP NTB.
“Mudah-mudahan program ini terus berjalan. Sebab, di wilayah ini kerap dilanda musim kekeringan,” harapnya.
Ia juga mengapresiasi pihak terkait yang telah memberikan pupuk organik Biosilika dari bahan sekam padi yang dihasilkan dari Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pasca Panen Pertanian.
“Dan Alhamdulillah semua digratiskan. Jadi sangat memberi semangat para petani kita,” tandasnya. (fiz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here