Beranda Headline Pilkades Pelambik Makin Memanas

Pilkades Pelambik Makin Memanas

BERBAGI
TARNADI/RADAR MANDALIKA DIPERIKSA: Sejumlah warga dan dua Balon Kades pelambik saat menghadiri pemeriksaan berkas laporan yang dilakukan panitia pengawas kabupaten Zona Empak Bau di Aula Kantor DPMD Loteng, kemarin.

Dua Balon Lapor ke Panwas

PRAYA—Dua bakal calon kades Pelambik bersama ratusan massa pendukung melaporkan adanya kecurangan panitia Pilkades di depan Panwas Pilkades Kabupaten Zona Empak Bau di Aula Kantor DPMD Loteng, kemarin. Beberapa laporan tersebut yakni bahwa panitia tidak pernah menempel syarat-syarat pencalonan serta tahapannya sebelum pendaftaran dibuka, namun dilakukan setelah masa pendaftaran balon kades berakhir atau 20 September. Laporan selanjutnya, ketika verifikasi faktual, panitia tidak membentuk tim verifikasi khusus tanpa alasan yang jelas namun justru memilih meng-SK-kan diri mereka sendiri untuk menjadi tim. Padahal di dalam Perbup nomor 7 tahun 2018 pasal 16 ayat 1 disebutkan bahwa wajib panitia membentuk tim verifikasi. Tidak sampai di situ, panitia juga tidak melibatkan tim penghubung balon pada saat verifikasi dukungan ke masing-masing pendukung dengan alasan yang tidak jelas. Parahnya lagi, ketika diminta nama-nama yang dukungan ganda tersebut, mereka beralasan itu merupakan rahasia negara dan hak prerogatif panitia.
“Ada tidak di Perbup yang menyatakan jika panitia Pilkades memiliki hak prerogatif tidak memakai tim penghubung? Saya rasa itu tidak ada,” ujar salah satu Balon Kades Pelambik, Juanis Supriadi.
Sementara Ketua Timses Balon Kades Martono, Enter Ahmad juga mengaku bahwa cukup banyak kecurangan yang dilakukan panitia selama ini. Beberapa laporan tersebut diantaranya, hasil rekap pada model BA.4 Pilkades dengan model BA.5 Pilkades yang hasilnya tidak sinkron. Yang mana, yang mendukung berjumlah 335 dengan yang ganda 403 untuk menghasilkan 750 sesuai dengan model BA.3 Pilkades. Yang menjadi pertanyaan lagi, sisa syarat dukungan sebesar 12 persen itu diduga sengaja dihilangkan oleh panitia. Selain itu juga, ada pernyataan panitia yang menjurus ke balon kades Martono, bahwa tidak ada waktu untuk melakukan verifikasi faktual, padahal masih ada tahapan lanjutan seperti balon lainnya. Parahnya lagi, data hasil verifikasi faktual panitia tidak bisa dilihat oleh balon maupun penghubung.
Selain itu lanjut dia, saat dilakukan pleno Senin lalu, tidak ada penandatanganan berita acara rapat pleno untuk semua balon, justru panitia hanya penyampaian hasil rekapitulasi perolehan syarat dukungan saja.
“Itu yang membuat kami tidak puas. Semuanya tidak sesuai dengan Perbup, makanya kami mohon untuk dilakukan verifikasi ulang,” pintanya.
Menjawab laporan tersebut, Sekretaris Panitia Pilkades Desa Pelambik, Sudirman menjelaskan bahwa aduan kedua balon kades tersebut sudah diklarifikasi Rabu pekan lalu bersama dengan BPD. Setelah itu pihaknya menganggap sudah tidak ada masalah lagi dan tahapan Pilkades pun terus berlanjut. Kemudian terkait tidak digunakannya tim penghubung, ia beralasan karena adanya satu balon lain yang protes dan saat itu mereka tidak mau adanya tim penghubung. Sehingga tanpa melakukan koordinasi dengan empat balon lainnya, panitia menggunakan hak prerogatifnya untuk tidak memakai tim penghubung untuk ikut turun verifikasi faktual. Ditanya terkait adanya dokumentasi bahwa mereka pernah melakukan verifikasi secara menyeluruh, pria yang juga perangkat Sekretariat Desa Pelambik ini mengaku ada dokumentasinya tapi hanya berbentuk sample saja.
“Kami akui memang pernah menyatakan tidak boleh data hasil faktual itu dilihat oleh balon maupun timsesnya karena hak prerogatif panitia,” ujar Sudirman yang disambut teriakan oleh simpatisan kedua balon kades yang hadir.
Sedangkan Koordinator Panwas Pilkades Kabupaten Zona Empak Bau, Murdi AP mengungkapkan bahwa pertemuan ini dilakukan ini untuk mempercepat penuntasan persoalan yang mengakibatkan adanya pelapor dan terlapor dalam Pilkades Pelambik. Selaku Panwas Kabupaten, ia pun berharap setelah dilakukan pemeriksaan berkas laporan ini, semua pihak bisa menerima keputusan. Untuk itu, ia memastikan dalam waktu sesegera mungkin akan mengeluarkan keputusan tersebut untuk dijalankan oleh semua pihak.
“Kami minta bukti-bukti dan saksi yang menguatkan tuntutan bapak-bapak ini dihadirkan. Karena dari pemeriksaan tuntutan dan dokumen saksi itu harus kita lihat sebagai bagian rujukan keluarnya rekomendasi besok (hari ini, Red). Apa yang kami tanyakan kepada kedua balon dan panitia tadi itu juga bagian dari penilaian kami untuk mengeluarkan rekomendasi. Dan yang terpenting, keputusan kami itu akan mengacu pada regulasi yang kita pedomani,” ujar pria yang juga Stas Ahli Bupati bidang pemerintahan, hukum dan politik itu. (tar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here