Beranda Lombok Timur Penilai Barang Milik Daerah Belum Bersertifikat

Penilai Barang Milik Daerah Belum Bersertifikat

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA Iswan Rachmadi

LOTIM – Untuk pelelangan terbuka, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lombok Timur (Lotim) belum memiliki penilai barang milik daerah yang mengantongi sertifikat. Terlebih tugasnya tidak sekadar melelang, melainkan juga harus bisa menghitung nilai barang yang akan dilelang, baik itu barang bergerak atau pun tidak bergerak.
“Ini menjadi perencanaan ke depan, harus ada penilai barang milik daerah yang mengantongi sertifikat. Karena ini merupakan kebutuhan organisasi pemerintahan,” kata Iswan Rachmadi, Sekretaris BPKAD Lotim, di kantor Bupati, kemarin.
Selama ini ketika melakukan pelelangan terbuka, BPKAD meminta bantuan atau melakukan kerjasama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Termasuk menaksir harga barang yang akan dilelang, seperti barang tidak bergerak berupa tanah dan bangunan. “Boleh saja kita melakukan penghitungan nilai barang, asal ada orang kita yang sudah disertifikasi,” ujar Iswan.
Sementara pelelangan yang sifatnya tertutup, bisa dilakukan meski belum disertifikasi. Namun dasar pelelangan utamanya barang bergerak seperti kendaraan, BPKAD meminta bantuan pada Samsat, untuk menaksir harga. Sedangkan pengecekan kondisi fisik barang tersebut, dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub). “Secara teknis yang dilelang itu ada barang bergerak dan tidak bergerak. Intinya ke depan untuk pelelangan terbuka, harus ada personel kita yang memiliki sertifikat, sehingga bisa melakukan pelelangan sendiri dan menaksir harga, khususnya barang tidak bergerak,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here