Beranda Headline Pencairan Bantuan Korban Gempa Ribet

Pencairan Bantuan Korban Gempa Ribet

BERBAGI
JHONI SUTANGGA/RADAR MANDALIKA MASIH NGUNGSI: Seorang warga di lokasi pengungsian sedang wuduk.

MATARAM – Pencairan bantuan untuk korban gempa bumi di Lombok, NTB ribet. Dimana, ini tidak sesuai dengan janji Presiden Joko Widodo di hadapan warga pengungsian, waktu kunjungan. Ini dirasakan warga yang akan menerima bantuan kategori ringan mendapatkan bantuan senilai 50 juta, kategori sedang 20 juta dan kategori ringan 10 juta.

Gubernur NTB, M Zainul Majdi pun mengambil langkah soal ini, dia mengaku pemerintah mengalami kendala satu prosudur ketika akan mencairkan anggaran tersebut, yaitu harus ada surat Bupati Walikota karena dana yang masuk ke rekening itu disebut Dana Siap Pakai (DSP) yang kemudian memerlukan Petunjuk Pelaksana (Juklak) tertentu.
“Saya sudah telepon langsung BNPB saya protes kenapa tidak bisa cair,” ungkap gubernur di hadapan media, kemarin.
Dalam koordinasinya bersama pusat, kata TGB sapaan gubernur dipastikan Juklaknya sudah rampung sehingga uang masyarakat yang belum cair bisa dicarikan segera.
“Mereka janji hari ini (Kemarin,Red) juklaknya sudah selesai. Jadi hari ini sudah bisa dicarikan,” kata gubernur.
Gubernur juga menjelaskan masyarakat yang belum mendapatkan transfer bantuan, pastinya akan tetepa menerima namun secara bertahap dimana harus dilalui dengan verfikasi dari pemerintah. Namun pada tahap kedua ini, kemungkinan mereka akan menerima per 25 juta. Sebab, proses pembangunan satu rumah membutuhkan waktu yang tidak sebentar sehingga mereka harus menyeleasikan dengan anggaran yang sudah ada terlebih dahulu. Artinya sisanya yang 25 juta lagi akan dicarikan menunggu progres pembangunan rumah.
“Intinya jumlah yang diterima tetap sama cuman tahapan pencariannya yang berbeda,” jelasnya. (cr-jho/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here