Beranda Headline Orang Tua yang Jahat

Orang Tua yang Jahat

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA SUBAHANALLAH: Pihak kepolisian saat melakukan olah TKP, kemarin.

Orok Bayi Dibuang di Saluran Irigasi

PRAYA — Entah apa yang ada dipikirkan orang tua orok bayi malang ini. Warga Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat dihebohkan dengan penemuan orok bayi laki- laki berumur tujuh bulan di saluran irigasi, kemarin.
Bayi malang dengan berat 900 gram, panjang 33 cm, lingkar kepala 23 cm dan diperkirakan lahir 2 sampai 3 jam dengan umur kehamilan 32 minggu tersebut, ditemukan pertama kali oleh salah seorang pelajar yang baru pulang sekolah, Habiburahman 11 tahun warga setempat pukul 12.20 Wita.
Informasi yang diterima, saat itu saksi mata pertama Habib pun memanggil temannya Selma Diprayen, 13 tahun yang saat itu bersamaan jalan kaki pulang sekolah. Keduanya pulang sekolah melintas di pinggiran saluran irigasi setempat. Setelah memastikan temuan keduanya adalah sosok orok bayi, keduanya kemudian memanggil warga sekitar TKP.

Warga kemudian berhamburan keluar untuk melihat secara langsung dan membawa bayi tersebut ke Puskesmas terdekat. Hanya saja, dari keterangan dokter H Wiwin Ita Aropah yang saat itu memeriksa. Diketahui bahwa bayi tersebut diperkirakan dilahirkan secara paksa, karena dilihat dari kondisi orok bayi tersebut ari-arinya sebagian saja yang keluar.

Kapolsek Jonggat, IPTU Larep membenarkan penemuan orok bayi itu. Dia menyatakan, setelah pihaknya mendapatkan laporan tentang adanya mayat orok bayi ini, anggota bersama dengan Tim Identifikasi (Iden) dari Polres Loteng langsung turun ke TKP untuk mengambil bayi tersebut.
“Kami tidak berhak memberikan keterangan. Silakan konfirmasi langsung Kapolres atau Kasat Reskrim,” jawabnya singkat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Rafles P Girsang menyatakan, pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian untuk mengecek lokasi.
“Kita juga sudah mengevakuasi orok bayi ke Puskesmas terdekat guna visum dan sudah mengintograsi saksi,” kata Rafles, kemarin. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here