Beranda Mataram Jembatan Dasan Agung Jangan Dilintasi

Jembatan Dasan Agung Jangan Dilintasi

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA BELUM RAMPUNG: Pembangunan jembatan Dasan Agung masih terus dikerjakan. Agar tidak dilintasi warga, akan dipasang police line di sekitar proyek jembatan tersebut.

MATARAM —Pengerjaan jembatan Dasan Agung sudah terlihat wujudnya. Desain yang dibuat melengkuk di bagian atas terlihat berbeda dengan jembatan-jembatan yang ada sebelumnya. Tak heran jika pengerjaan jembatan itu menarik perhatian warga, terutama anak-anak yang mulai suka melintasinya. Padahal proyek belum rampung.
“Jembatan itu belum dicor, tidak boleh dilewati,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, H Mahmudin Tura, kemarin.
Untuk menghindari jatuhnya korban lagi karena kondisi jembatan masih rawan ambruk, Tura memerintahkan setiap selesai pekerjaan maka di lokasi segera dipasang police line. Sehingga tidak ada warga yang melintasinya. “Ada potensi ambruk. Jadi masih berbahaya. Kita khawatir ada korban lagi,” tegasnya.
Diketahui, jembatan Dasan Agung memiliki nilai kontrak Rp 1,8 miliar. Jadwal pengerjaannya sampai Oktober mendatang. Tura yakin, pengerjaan jembatan selesai tepat waktu. Selain jembatan, proyek lain yang dikerjakan tahun ini juga tetap berjalan. Meski sempat terganggu terjadinya gempa. “Semua sudah berjalan. Meski ada bencana, tetap jalan,” katanya.
Begitu juga proyek Dinas PUPR lainnya, seperti kantor BKD, monumen, dan pintu gerbang. Tura bersyukur, kontrak keluar setelah gempa besar terjadi. Meski terjadi kendala di jembatan Dasan Agung yang sempat istirahat pengerjaan selama dua minggu karena gempa. “Progres lebih tinggi dari perkiraan. Dan semua paket jalan, maupun jembatan tida ada yang rusak karena gempa,” pungkasnya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here