Beranda Headline Delapan Desa Bakal Direlokasi

Delapan Desa Bakal Direlokasi

BERBAGI
ABI/RADAR MANDALIKA HANCUR: Salah seorang warga Desa Gumantar saat membersihkan puing-puing bangunannya, belum lama ini.

KLU —Delapan desa di Lombok Utara bakal direlokasi. Hal ini mencuat dalam rapat eksekutif bersama BPNB pusat di kantor sementara Bappeda Lombok Utara, kemarin.
Kasi Estimasi Pembiayaan Pembangunan di Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Pusat, Rambat Prasetya mengatakan, retakan tanah yang berkolerasi dengan jumlah bangunan yang rusak adalah alasan mengapa beberapa desa itu harus direlokasi. Pasalnya, retakan tidak hanya terjadi di satu kecamatan saja melainkan menyeluruh. Untuk itu, dalam pertemuan itu diharapkan Pemkab dapat mengitung estimasi rumah baru yang akan dibangun, termasuk dari sisi anggaran.
“Kita diskusi mengenai relokasi, dan berapa rumah yang akan dibangun, termasuk lahannya,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bappeda Lombok Utara, Herianto menjelaskan, kedelapan desa yang direncanakan akan direlokasi tersebut yakni Desa Dangiang, Gumantar dan Slengen di Kecamatan Kayangan. Sedangkan di Kecamatan Bayan ada Desa Mumbul Sari. Kemudian Desa Sambik Bangkol di Kecamatan Gangga. Di Kecamatan Tanjung ada Desa Sokong, dan untuk Kecamatan Pemenang masuk Desa Pemenang Barat dan Pemenang Timur.
“Semua kecamatan ada, tapi yang paling banyak di Kecamatan Kayangan,” jelasnya.
Rencana guna merelokasi desa ini jelas membutuhkan anggaran yang tak sedikit. Estimasi yang muncul untuk penyediaan lahan saja sekitar Rp 431 miliar. Namun secara total untuk operasional, begitu pula dengan tim appraisal mencapai angka Rp 458 miliar.
“Apa gunanya bangun rumah lagi di sana kalau nyawa jadi taruhan? Masyarakat kan membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman,” cetusnya. (cr-dhe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here