Beranda Mataram Pemkot Ajak Pengusaha Stabilkan Harga

Pemkot Ajak Pengusaha Stabilkan Harga

BERBAGI
ririn/radar mandalika KOORDINASI: Pemkot Mataram mengumpulkan para distributor bahan pokok dan bahan bangunan untuk menstabilkan harga, kemarin.

MATARAM —Demi menjamin harga-harga barang tetap stabil di Kota Mataram pascabencana gempa bumi, Pemerintah Kota Mataram mengumpulkan para pengusaha. Khususnya para distributor bahan pokok dan bahan bangunan yang ada di Kota Mataram, kemarin (12/9).
Wakil Wali Kota Mataram, H Mohan Roliskana mengatakan, pertemuan ini dimaksudkan untuk mencari jalan keluar serta mengupas permasalahan yang muncul akibat bencana. Dibutuhkan penguatan komitmen dan dukungan dari semua pihak termasuk dari para pengusaha, guna memastikan kelancaran dalam upaya rehabilitasi dan rekonstruksi. Serta agar kebutuhan masyarakat dapat tertangani dengan baik.
Saat ini menurut Mohan, masyarakat sudah mulai menata kembali rumahnya. Sehingga dirinya sangat berharap agar semua pihak, khususnya yang bergerak di sektor usaha bangunan dapat menstabilkan harga dan menjamin pasokan tetap tersedia karena permintaan pasti akan sangat tinggi. Selain itu Mohan juga menitipkan pesan agar pengusaha yang sempat meninggalkan Kota Mataram karena gempa agar segera kembali untuk ikut berpartisipasi membangun lagi Kota Mataram. “Berikan semangat pada masyarakat dengan tagar Mataram Move On, Lombok Bangkit, NTB Bangkit Kembali,” pesannya.
Sebelumnya, Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan, pertemuan dengan distributor bahan pokok dan bahan bangunan, telah dilakukan sebelumnya dalam rapat serupa bersama Pemerintah Provinsi NTB. Namun Pemerintah Kota Mataram menganggap penting untuk kembali mengundang pengusaha untuk duduk bersama, dengan maksud agar harga bahan pokok dan bahan bangunan dapat tetap stabil di tengah suasana pascabencana. Selain itu, pihak Pemerintah Kota Mataram juga merasa perlu untuk menerima saran ataupun masukan dari semua pihak agar harga-harga bahan pokok dan bahan bangunan tetap stabil dan tidak mengalami lonjakan. Terlebih lagi agar jangan sampai bahan pokok dan bahan bangunan menghilang dari pasaran.
“Kota Mataram harus segera pulih. Sehingga daerah-daerah disekitarnya pun dapat ikut pulih, karena Kota Mataram merupakan ibukota Provinsi NTB,” ujarnya. (rin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here