Beranda Praya Metro Pedagang Pasar Renteng Batal Direlokasi

Pedagang Pasar Renteng Batal Direlokasi

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA LUDES TERBAKAR: Tim Identifikasi Polres Loteng saat turun melakukan olah TKP, Agustus lalu.

PRAYA — Rencana Pemerintahan Lombok Tengah (Loteng) merelokasi pedagang Pasar Renteng ke lahan PTP Puyung, Kecamatan Jonggat batal dilakukan. penyebabnya, soal pedagang yang banyak menolak jika di relokasi ke sana.

Bupati Loteng, H Moh Suhaili FT menyampaikan, pihaknya membatalkan rencana relokasi tersebut. Semua itu setelah mendengar keinginan pedagang yang tetap menolak untuk direlokasi. Sehingga, agar semua pedagang ini bisa berjualan kembali, pihaknya telah memutuskan selain menggunakan terminal, mereka juga bisa menggunakan lahan kosong yang ada di depan pasar setempat.
“Mereka bisa membangun lapak kecil di lahan kosong yang di depan pasar maupun terminal secara rapi,” kata bupati di Pendopo Bupati Loteng, kemarin.
Selain itu, sebagai syarat untuk mereka tidak direlokasi, mereka tidak boleh menggunakan lahan pasar yang terbakar. Ini dikarenakan usulan pemerintah kepada Kementerian PUPR untuk membangun Pasar Renteng itu kembali sudah mendapat respons. Dan pihaknya kementerian juga sudah turun mengecek langsung ke lapangan. Pemerintah tidak ingin dengan kembalinya pedagang berjualan di sana akan menjadi kendala pembangunannya nantinya.
“Informasinya Pasar Renteng ini akan dibangun dua lantai nanti. Pembangunan kemungkinan akan dilakukan tahun depan paling telat,” tegas dia.
Suhaili mengaku, pihaknya tetap akan menggenjot pembangunan pasar ini agar segera dilakukan. Sebab, selain karena pasar sebagai perputaran ekonomi masyarakat, pasar ini juga merupakan sebagai pasar induk.
“Untuk pendapatan asli daerahnya (PAD) kami akui sangat besar di Renteng,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Loteng, H Saman membenarkan bahwa pedagang tidak jadi direlokasi ke PTP Puyung. Namun sembari menunggu pembangunan ulang Pasar Renteng tersebut, pedagang akan menggunakan lahan apa adanya di sekitar tempat itu.
Tapi setelah Pasar Renteng selesai diperbaiki, maka seluruh pedagang kembali ketempat semula. Pemkab pun memastikan, yang akan menempatinya adalah pedagang-pedagang sebelumnya, bukan pendatang baru.
“Sekarang tinggal dibangun saja,” kata dia. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here