Beranda Headline Mantan Kades Langko Dituntut Tiga Tahun

Mantan Kades Langko Dituntut Tiga Tahun

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Hasan Basri

PRAYA — Mantan Kades Langko, Kecamatan Janapria, inisial SN dituntut tiga tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Mataram.
Kasi Pidsus Kejari Loteng yang juga JPU, Hasan Basri menegaskan, terdakwa kasus korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2015 itu, versi JPU terbukti melakukan korupsi sesuai dengan temuan hasil audit dari BPK sekitar Rp 240 juta. Selain itu, terdakwa juga diminta untuk membayar denda 50 juta subsider 2 bulan. Dan uang peganti sekitar 240 juta subsider 1,6 bulan.
“Persidangan sudah dalam tahap tuntutan. Kemungkinan minggu depan sudah vonis,” bebernya, kemarin.
Hasan menyampaikan, sebelumnya terdakwa sempat mengelak melakukan korupsi di kursi pesakitan, tetapi setelah diberikan temuan BPK, terdakwa melakukan idikasi penyelewengan di 18 titik pengerjaan pada masa diirinya memimpin desa dan tidak bisa mengelak. Adapun salah satunya pengerjaan jembatan di wilayah setempat, sehingga terdakwa tidak bisa melakukan pembelaan.
“Saat persidangan sempat turun bersama hakim maupun terdakwa untuk melihat titik pengerjaan sesuai dengan temuan BPK itu,” cerita dia.
Dia menambahkan, pihaknya berharap kasus ini bisa divonis sesuai tuntutan JPU. “Kami harapkan vonis bisa dilakukan minggu depan,” harapnya.
Disinggung mengenai proses pelimpahan berkas Bendahara Langko. Hasan mengaku pihaknya sudah memeriksa berkas yang sudah diterima, tapi masih ada petujuk yang harus dipenuhi penyidik Polres Loteng. “Kami sudah kembalikan berkas untuk memenuhi kekurangan,” tuturnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here