Beranda Headline Dipecat Kades, Kadus dan Perangkat Desa Mengadu

Dipecat Kades, Kadus dan Perangkat Desa Mengadu

BERBAGI
MUHAMAD RIFA’I / RADAR MANDALIKA MENGADU: Perangkat Desa Puncak Jeringo yang diberhentikan Kades terpilih, saat mendatangi kantor Bupati, untuk mengadukan nasibnya, kemarin.

LOTIM – Kebijakan pemecatan perangkat desa, dilakukan Kepala Desa (Kades) terpilih sudah lama diwanti-wanti Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Timur (Lotim). Kendati sudah diperkuat berupa surat edaran Bupati, rupanya tidak berlaku bagi Kades Puncak Jeringo, Kecamatan Suela. Empat Kadus dan sejumlah perangkat desa lainnya dipecat Kades. Hanya tersisa Kepala Urusan (Kaur) Keuangan dan Kaur Pemerintahan.
Kemarin, empat Kadus dan sejumlah Kaur itu mendatangi Pemerintah Daerah (Pemda) Lotim, mengadukan nasibnya yang dibuat tragis Kades terpilih, yang belum lama ini dilantik.
Kadus Kuang Reteran, Desa Puncak Jeringo, Irah, di kantor Bupati, jabatannya sebagai Kadus Kuang Reteran dicopot sejak tiga pekan lalu. Begitu juga Kadus Sengalang-Alang, Kadus Rembige, Kaur Pembangunan dan Kaur Trantib.
“Hanya Kaur Pemerintahan dan Kaur Keuangan saja yang disisakan. Mereka yang diangkat, langsung bekerja saat itu juga,” kata Irah.
Ia mengungkapkan, masa jabatannya menjadi kadus berakhir Februari 2017 lalu. Oleh mantan Kades, ia ditetapkan kembali sebagai Kadus dengan status Pelaksana Tugas (Plt). Pihaknya bersama Kadus dan Kaur lainnya, sempat bertabayyun pada pihak Kades. Namun jawaban diterimanya, bukan Kades yang memberhentikan mereka. Tapi SK yang memberhentikan. “Sangat ironis sekali jawaban Kades pada kami. Makanya, kami datang ke Pemda ini, menyusul laporan yang sudah kami masukkan ke Bupati,” tegasnya.
Terpisah, Kepala Dinas PMD Lotim, HM Juaini Taofik, via ponselnya mengaku sudah menerima perwakilan dari Kadus dan Kaur Desa Puncak Jeringo. Ditegaskannya, Kades tersebut sudah melanggar aturan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 dan surat edaran Bupati. “Memang dakwah bil hal lebih dahsyat dari billisan. Maksud saya, sanksi tegas akan kita berikan pada Kades Puncak Jeringo, dengan tidak memberikan Penghasilan Tetap (Siltap) Perangkat Desa yang diangkat baru. Siltap bisa diambil, jika mengembalikan mereka yang sudah diberhentikan,” tegasnya seraya berjanji dalam waktu dekat akan segera memanggil Kades Puncak Jeringo. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here