Beranda Kriminal Petani Berusaha Bawa Mobil Curian

Petani Berusaha Bawa Mobil Curian

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA AMANKAN: Kasat Reskrim Polres Lobar AKP Priyo Suhartono bersama jajaran menunjukkan pelaku dan barang bukti di Makopolres Lobar, Senin (10/9)

LOBAR —Polisi meringkus pria asal Sumbawa berinisial HR. Pria yang berprofesi sebagai petani ini diringkus pihak Polres Lombok Barat (Lobar) saat berusaha membawa lari mobil curian menuju pulau Sumbawa, Senin (3/9) lalu.

Kasat Reskrim Polres Lobar, AKP Priyo Suhartono menerangkan, pelaku diamankan saat hendak menyeberang di pelabuhan Kayangan Lombok Timur (Lotim). Lantaran kecurigaan pihak Polsek setempat, atas kendaraan yang tidak sesuai antara nomor pelat kendaraan dengan STNK yang dibawa pelaku. “Jadi diperiksa-periksa, kemudian petugas menghubungi kami. Setelah kita cek, ternyata di Lobar juga ada yang melapor kehilangan mobil dengan ciri-ciri yang sama,” jelas Priyo saat dikonfirmasi di Makopolres Lobar, Senin (10/9) lalu.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan dua unit mobil jenis pikap. Serta STNK palsu yang digunakan untuk mengelabui pihak Pelabuhan Kayangan. Dua unit mobil itu berasal dari dua lokasi tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda. “Satu mobil di Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi Lobar, satu lagi dari Lombok Tengah (Loteng),” ujarnya.

Diakui, masih terdapat dua pelaku lain yang tengah dalam pengejaran polisi. Dari keterangan pelaku yang diamankan, ia hanya bertugas membawa mobil curian itu ke salah satu pelaku yang sudah menunggu di pulau Sumbawa. Sedangkan satu orang lainnya bertugas melakukan pencurian mobil tersebut. “Kita sudah mengantongi nama kedua pelaku dan melakukan pengejaran,” sambungnya.

Ia menjelaskan, suasana bencana gempa bumi yang terjadi beberapa pekan lalu dimanfaatkan para pelaku untuk beraksi. Diduga kondisi rumah yang sepi ditinggal penghuninya mengungsi. Pelaku dengan leluasa membobol pintu kendaraan dengan mengunakan kunci T, sekitar dini hari. “Kunci (pintu) rusak, kemudian dikunci tangki bahan bakar juga rusak. Modusnya bongkar kunci,” bebernya.

Pelaku mengakui sudah empat kali melakukan aksi pencurian. Kini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Makopolres Lobar. Jajaran Polres Lobar pun masih melakukan penyelidikan atas kasus ini, serta melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya.

Pelaku HR dikenakan pasal 480 KUHP atas tuduhan penadah dengan ancaman kurungan penjara empat tahun.  (win/r3)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here