Beranda Lombok Timur Penjabat Ajak Warga Evaluasi Diri

Penjabat Ajak Warga Evaluasi Diri

BERBAGI
IST / RADAR MANDALIKA DOA: Jajaran lingkup Pemda Lotim bersama para pengungsi, saat melakukan doa awal dan akhir tahun di Lapangan Umum Sugian, Senin (10/9) lalu.

LOTIM – Peringatan 1 Muharam Pemerintah Lombok Timur (Lotim), dipusatkan di lapangan umum Desa Sugian, Kecamatan Sambelia. Peringatan 1 Muharam ini, dilangsungkan bersama para pengungsi desa setempat. Dari peringatan tahun baru 1440 Hijriyah di tengah musibah bencana gempa bumi ini, Penjabat Bupati Lotim mengajak warga melakukan evaluasi diri atau bermuhasabah.
Penjabat Bupati Lotim, HL Syafi’i mengatakan, musibah gempa bumi secara bertubi-tubi ini mengerogoti semangat dan kekuatan masyarakat. hingga mendatangkan trauma tidak saja bagi orang dewasa, tetapi juga kalangan anak-anak. Jumlah kerugian materi dan jiwa, cukup banyak. “Masa status transisi darurat ke pemulihan dan perbaikan akibat gempa. Pemerintah berkomitmen, penanganan bencana dilakukan dengan cepat, tepat, dan terpadu,” kata Syafi’i.
Momen tahun baru hijriyah yang bertepatan dengan musibah gempa bumi ini, sudah sepatutnya menjadi kesempatan bagi masyarakat. Melakukan evaluasi diri dalam semua aspek kehidupan, bagaimana meletakkan kembali pondasi kehidupan baru yang lebih baik. Karena itu, pihaknya mengajak semua korban untuk bangkit dari keterpurukan, menemukan kembali kekuatan dan potensi yang dimiliki, untuk tidak sekadar bertahan. Tapi bagaimana melangkah maju, menjadi lebih baik dari sebelumnya. Lebih baik secara fisik, mental, dan rohani. “Hendaknya kita dapat memetik hikmah, bahwa musibah gempa sebagai titik balik dalam kehidupan kita. Apabila Allah telah menganugerahkan nikmat-Nya kepada kita, ingatlah bahwa suatu waktu nikmat itu akan digilirkan kepada orang lain dan diambil dari tanganmu,” terangnya.
Dihadapan para pengungsi, Penjabat meminta melepaskan energi negatif yang datang dari ketakutan, dan trauma gempa. Selain itu, tidak mudah terhasut berita-berita bohong (hoax) yang disebar oknum tidak bertanggung jawab. Bukan itu saja, ia meminta masyarakat lebih mawas diri terhadap kondisi alam. Mempersiapkan dan membekali diri dan keluarga, dengan pengetahuan dan wawasan kebencanaan. “Mari kita kumpulkan energi positif, yang tersebar di banyak tempat. Dari senyum anak-anak kita, dari tawa keluarga kita, dari doa yang dikirim saudara-saudara kita. Baik saudara seiman maupun saudara sebangsa di seluruh penjuru negeri ini. Kita tidak sendiri, itu harus kita yakin,” pungkasnya. (fa’i/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here