Beranda Lombok Barat Masih Tunggu Formasi dari Pusat

Masih Tunggu Formasi dari Pusat

BERBAGI
WINDY DHARMA/RADAR MANDALIKA Hj Bq Indriyani Farida

LOBAR —Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah mengeluarkan informasi akan dibukanya pendaftaran penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun ini. Terkait itu, Badan Kepegawaian Daerah dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Lombok Barat (Lobar) mengimbau tidak mudah percaya dengan informasi yang datang dari luar.
Lantaran mulai banyak beredar informasi di masyarakat terkait jumlah formasi di daerah. Termasuk kemungkinan adanya oknum yang mengaku dapat meluluskan tanpa melalui tes. “Saya imbau masyarakat, untuk masalah CPNS ini agar berkoordinasi dengan BKD Lobar untuk lebih jelas mendengarkan informasi yang sebenarnya,” kata Plt BKD-PSDM Lobar, Hj Bq Indriyani Farida, kemarin.
Meski sudah ada informasi tanggal dibukanya pendaftaran, diakui Farida hingga kini pihaknya masih menunggu jatah formasi dari pusat. Dari informasi yang diperolehnya, baru 38 provinsi, kabupaten/kota yang memenuhi persyaratan formasi yang diajukan. Sedangkan beberapa daerah lainnya, termasuk NTB dan seluruh kabupaten/kota di dalamnya belum memenuhi syarat tersebut. Salah satu syaratnya analisis jabatan (Anjab).
“Menurut informasi dari kabid saya, pulau Jawa, Nusa Tenggara di luar Bali masih belum memenuhi persyaratan. Kita sedang mengurus (Anjab), dan surat itu juga belum ditandatangani Pak Menteri,” jelasnya.
Namun seluruh tahapan untuk penerimaan CPNS sudah dipersiapkan BKD-PSDM Lobar. Selain itu pihaknya diminta untuk mempersiapkan administrasi penerimaan formasi CPNS itu nantinya. “Walaupun ada (infomasi pembukaan CPNS) dari BKN, tetapi kita masih menunggu dari pusat,” sambungnya.
Selain itu, sosialisasi sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk seleksi CPNS juga sudah dilakukan. Bahkan untuk perangkat sistem itu, pihaknya sudah bekerja sama dengan BKN. Dan sistem itu sudah dipergunakan saat penyesuaian ijazah beberapa guru. Penggunaan sistem ini akan mencegah kemungkinan terjadinya kecurangan. Sebab peserta bisa langsung mengetahui hasil testnya begitu selesai mengerjakan soal menggunakan sistem CAT.
Sebelumnya, Lobar mengajukan sekitar 1.800 formasi CPNS kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB). Usulan tersebut disesuaikan dengan beberapa ASN yang pensiun dan kebutuhan analis jabatan Pemkab Lobar. Dari usulan itu, BKD-PSDM Lobar masih menunggu berapa jumlah yang akan disetujui Kemenpan RB. Pihaknya tetap berkoordinasi dengan Pemprov mengenai hal itu. “Harapannya, formasi yang kita dapat sesuai dengan usulan kita itu,” pungkasnya. (win/r3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here