Beranda Headline Korupsi Kedelai, Jaksa Bersurat ke PPATK

Korupsi Kedelai, Jaksa Bersurat ke PPATK

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA Hasan Basri

PRAYA — Penanganan kasus dugaan korupsi bantuan benih kedelai tahun 2017 di Kejari Loteng, berjalan. Kali ini, jaksa melayangkan surat untuk menelusuri aliran anggaran itu, ke penelusuran Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Kasi Pidsus Kejari Loteng, Hasan Basri, Sabtu lalu menerangkan, pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut. Pasalnya, dengan data transaksi dari PPATK nanti sangat penting sebagai bukti pendukung karena jaksa melihat dalam proyek ini, ada oknum yang berperan penting.
“Kami menyelidiki lebih dalam lagi, untuk mengetahui aliran dananya kemana,” tegas Hasan.

Penyidik juga masih memeriksa beberapa saksi. Meski sudah melalui proses yang cukup panjang, jaksa belum bisa menentukan apa saja peruntukan dana yang seharusnya untuk pengadaan benih kedelai itu. Setelah data diperoleh dari PPATK ini, tentu akan memperjelas terkait indikasi kasus penyelewengan.
“Ya dengan adanya data dari PPATK akan memberikan kejelasan,” sebut dia.
Disinggung dugaan nilai kerugian negara, Hasan mengatakan sampai saat ini, masih dalam proses hitung dari BPK. Pihaknya pun sudah mengirim tim khusus beberapa waktu yang lalu ke Jakarta untuk melakukan pengumpulan data dan keterangan, terkait harga obat-obatan dan lainnya. Hal ini sebagai bahan tambahan bagi BPK dalam menghitung besaran kerugian negara.
“Kami masih menunggu hasil audit BPK dalam proses perhitungan kerugian negara,” ujarnya. (jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here