Beranda Headline Kemendes Tingkatkan Kapasitas Desa yang Berkelanjutan

Kemendes Tingkatkan Kapasitas Desa yang Berkelanjutan

BERBAGI
IST/RADAR MANDALIKA KOMPAK: Direktur PMD, M. Fachri dalam acara Workshop Peningkatan Kapasitas Desa yg Berkelanjutan, Kerjasama Bappenas-Korean Case Studies, Jakarta (12/09/08)

Apresiasi Kerjasama Bappenas – Korean Case Studies

JAKARTA – Direktur PMD, M. Fachri atas nama Setjen Kemendes PDTT, Anwar Sanusi mengapresiasi langkah kegiatan yang diselenggarakan dalam konteks Kebijakan Luar Negeri dan Kerjasama Pembangunan Internasional, Min. Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dalam peningkatan kapasitas Desa yang berkelanjutan, kerjasama Korean Case Studies.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur UNITAR CIFAL Jeju, Amb. Young-sam Ma, Peneliti Senior STEPI, Dr. Hee Jong Kang dan Para Peneliti, nara sumber, dan praktisi pembangunan pedesaan berlangsung di Jakarta, (11-12/09/08).

Fachri mengingatkan, sejalan dengan amanah Undang-Undang Desa No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari tahapan perencanaan dan mobilisasi untuk kemudian dilakukan langkah-langkah konkrit penguatan kapasitas bagi keberhasilan pelaksanaan program Inovasi Desa untuk percepatan kemakmuran masyarakat.

“Ini merupakan pertanda, semakin pentingnya pembangunan pedesaan yang melibatkan banyak pihak,” katanya.

Selanjutnya, Desa juga memiliki sumberdaya dengan segenap potensi dan asset yang belum dikembangkan sehingga berpeluang dengan telah dikucurkan Dana Desa diharapkan timbulnya inovasi pengembangan potensi dan asset Desa yang ditujukan untuk kemakmuran masyarakat.

“Ini menjadi paradigma pendekatan baru, button up, dimana peran Pemerintah sebagai fasilitasi Desa, sedangkan subyek atau pelaku utamanya adalah Desa atau masyarakat itu sendiri,” lanjutnya.

Terkait dengan perencanan pembangunan dan perberdayaan masyarakat, Direktur PMD menyatakan, perlunya memperhatikan adalah kondisi existing desa tersebut. Hal itu berarti, Esensi pembangunan desa adalah dengan memanfaatkan segala potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh Desa.

Oleh karena itu, lanjutnya, perlu melakukan langkah-langkah penguatan sebagai berikut. Pertama, Penguatan SDM masyarakat Desa sebagai subyek pembangunan yang kreatif dan inovatif. Kedua, Penguatan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan berkeadilan.

“Inovasi Desa menjadi kata kunci keberhasilan pembangunan Desa,” tandasnya. (rm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here