Beranda Praya Metro Tim Kemenkes Turun Cek Puskesmas Rusak

Tim Kemenkes Turun Cek Puskesmas Rusak

BERBAGI
DOK/RADAR MANDALIKA PASANG TENDA: Anggota TNI AD saat mendirikan tenda di depan Puskesmas Praya.

PRAYA — Tim Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum lama ini, turun mengecek puskesmas yang rusak dampak guncangan gempabumi, Agustus lalu. Dimana, ada 18 puskesmas di Loteng yang dicek. Sebab, 18 puskesmas ini mengalami rusak, ada yang ringan, berat dan sedang.
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng, H Omdah mengatakan, pihak kementerian berjanji akan melakukan perbaikan tahun ini.
“Kemungkinan perbaikan bisa dilakukan tahun ini,” terang Omdah kepada wartawan, kemarin.
Kerusakan pada gedung Puskesmas ini, terbagi dengan sejumlah kreteria. Ada yang rusak berat, ringan maupun sedang. Namun untuk puskesmas yang rusak berat sesuai dengan data tercatat berat sejumlah lima puskesmas. Puskesmas Tanak Beak, Mantang, Teratak, Aik Darek, dan Puskesmas Muncan. Sedangkan Puskesmas yang mengalami rusak ringan 13.
“Tidak ada puskesmas yang gedungnya roboh,” jelas dia.
Selain itu, dari hasil assessment tersebut gedung puskesmas ini, kebanyakan puskesmas itu dinyatakan memiliki konstruksi masih aman dan hanya membutuhkan perbaikan pada bagian-bagian yang rusak. Namun tetap berbahaya jika ditempati untuk melakukan pelayanan kesehatan. Sehingga, semua pelayanan kesehatan dilakukan di luar gedung, hal itu dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya gempa susulan.
“Selain itu, para tim medis dan masyarakat juga tidak berani dilayani di dalam ruangan karena itu pelayanan dilakukan di tenda darurat di masing-masing puskesmas,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, pelayanan kesehatan di tenda darurat setiap puskesmas itu akan dilakukan hingga kondisi daerah benar-benar aman dari bencana gempa bumi. Karena pihaknya tidak ingin mengambil resiko jika sekarang pihaknya meminta agar pasien dimasukkan kembali ke gedung, tapi gempa masih terus terjadi.
“Tapi sudah ada pasien yang kembali dimasukkan ke dalam ruangan untuk dirawat. Namun pasien yang memang dianggap kondisinya parah,” beber dia.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Loteng, H Muhamad menegaskan
fasilitas umum yang dimaksud mulai dari sekolah, rumah sakit, Puskesmas, hingga rumah ibadah. Semua infrastruktur tersebut ditargetkan bisa kembali berfungsi normal tahun ini.
“Paling tidak akhir tahun semua bisa dilakukan perbaikan kembali,” harap dia belum lama ini.(jay/r1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here